Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...
Penderita kanker payudara dengan tingkat asupan vitamin D yang rendah picu mengganasnya sel kanker.
Sebuah penelitian memukan dampak keterkaitan vitamin D dengan penyebaran sel kanker, terlebih untuk kanker payudara. Peneliti menyebutkan, bagi penderita yang mengkonsumsi asupan vitamin D rendah memiliki kanker yang lebih agresif dan terlihat semakin buruk.
"Ada kecurigaan bahwa vitamin D berkaitan dengan kesehatan payudara dalam beberapa cara, meskipun jalur tertentu masih belum diketahui," kata Dr Laurie Kirstein, seorang ahli bedah payudara pada Beth Israel Medical Center di New York City.
"Banyak ahli onkologi telah mengikuti tingkat vitamin D pada pasien kanker payudara, dan merekomendasikan suplemen untuk tingkat rendah," tambah Kirstein.
Kirstein menambahkan, untuk menghubungkan tingkat vitamin D kepada agresivitas jenis tertentu kanker payudara adalah temuan menarik. Salah satu yang harus divalidasi dengan uji coba terkontrol.
Dalam studi itu, yang akan disajikan dalam pertemuan tahunan American Society of Payudara Bedah, sebuah tim dari University of Rochester Medical Center (URMC) meneliti 155 wanita yang menjalani operasi kanker payudara antara Januari 2009 dan September 2010.
Tim memeriksa tes darah yang memberikan tingkat vitamin D untuk semua pasien pada periode satu tahun sebelum dan sesudah operasi.
Mereka juga menganalisis data yang relevan pasien kanker payudara, seperti usia, ras, stadium kanker saat diagnosis, status menopause, ekspresi gen, dan estrogen dan status progesteron.
Setelah itu, para peneliti menemukan hubungan antara tingkat vitamin D rendah (kurang dari 32 miligram per mililiter darah) dan skor minim pada setiap penanda biologis utama yang digunakan untuk memprediksi hasil kanker payudara pasien.
Hasil temuan itu cukup mengejutkan. Luke J. Peppone, penelitian asisten profesor onkologi radiasi, menjelaskan dalam sebuah rilis berita URMC berdasarkan hasil tersebut, dokter harus mempertimbangkan pemantauan kadar vitamin D di antara pasien kanker payudara dan mengoreksi mereka jika diperlukan.
Sementara dalam kaitan ini, Dr Sharon M. Rosenbaum Smith, seorang ahli bedah kanker payudara di Comprehensive Breast Center di St Luke's-Roosevelt Medical Center di New York City mengatakan tampaknya ada bukti yang mengaitkan meningkatkan tingkat vitamin D dan kanker payudara.
"Studi ini tentu menunjukkan keterkaitan lain antara keduanya. Namun, penyebab langsung dan akibat hubungan tidak terbukti. Penelitian ini tentu menunjukkan bahwa optimasi lanjutan dari pasien tingkat vitamin D mungkin menguntungkan."
Vitamin D ditemukan pada makanan tertentu, namun manusia mensintesis sebagian besar gizi yang mereka butuhkan melalui aksi terkena sinar matahari pada kulit sedang suplemen juga dapat meningkatkan kadar vitamin D.
Tim Rochester mengatakan studi mereka adalah salah satu yang pertama untuk melihat hubungan antara tingkat vitamin D dan perkembangan kanker payudara. Studi sebelumnya telah berkonsentrasi pada kekurangan vitamin D dan risiko perkembangan kanker saja.
Menurut sebuah penelitian yang dipimpin oleh Peppone masih diperlukan fakta lebih lanjut untuk mempelajari tentang dasar biologis dari hubungan antara vitamin D dan hasil kanker payudara. Namun studi ini menunjukkan pentingnya memeriksa tingkat vitamin D pada pasien kanker payudara.
INILAH
0 Komentar