Selasa, 06 Desember 2016

ORMAS PAS BUBARKAN KKR NATAL 2016 DI AUDITORIUM SABUGA BANDUNG



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Situasi mencekam massa Pembela Ahli Sunnah (PAS) dipimpin Ketua umumnya membubarkan kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal Bandung 2016 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Taman Sari, Selasa (6/12) sore. Sejumlah orang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Ro'in merangsek masuk kedalam ruang utama dan membubarkan jemaat yang sedang menyanyikan kidung di atas panggung.

"Hentikan lantunan kidung, kita kan sudah sepakat tadi. Jangan dilanggar dong" Seru Ustad M Ro'in diikuti sejumlah anggotanya.

Kejadian tersebut diduga dipicu lantunan kidung yang tetap dinyanyikan oleh jemaat KKR. Massa menganggap hal tersebut melanggar kesepakatan yang telah dibuat oleh panitia dengan massa PAS.

Salah seorang panitia KKR, Didi meminta agar dihentikan sementara lantunan kidung, dan menenangkan massa PASS. Jemaat yang mayoritas berusia remaja dengan wajah panik akhirnya turun dari panggung.

Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi masih berjalan dengan ditengahi oleh Kapolrestabes Bandung dan Dandim 0618/BS.

Sebelumnya, beberapa orang perwakilan telah dipersilahkan untuk menunggu di ruang depan, hingga kesepakatan berjalan, yaitu pembubaran peserta KKR oleh panitia.

Ormas keagamaan PAS menilai acara tersebut diduga melanggar aturan.

SEPUTARJABARONLINE


Jual Baju Wanita Dress Blouse Kemeja Jaket Celana Baju Pria Baju Anak Baju Couple Baju Muslim Tas Wanita Sepatu Nike Adidas Dll Harga Murah hubungi SMS/WA/LINE 085721536262 FOLLOW IG @tokotim Bisa kirim ke seluruh Indonesia

DITEMUKAN! BUKTI TRANSFER ALIRAN DANA MAKAR 212



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Indikasi rencana makar pada aksi 212 kemarin terus menunjukan bukti kuat. Terlebih soal adanya aliran dana yang diperuntukan untuk pergerakan penggulingan pemerintahan yang sah saat ini.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, salah satu bukti kuat yang mereka kantongi adalah adanya bukti transfer uang ke kelompok yang berjumlahkan tujuh orang itu.

"Alat bukti itu ada beberapa dan tentu alat bukti ini jadi satu bagian dari proses pengumpulan bukti dan ini jadi satu hal yang harus dicukupi oleh penyidik dan bagi penyidik mengumpulkan sebanyaknya barang bukti itu semakin baik,” tutur dia, Selasa (6/12).

"Jadi dalam perjalanan proses penegakan hukum berlangsung mencari sebanyaknya bukti itu sangat baik misalnya mencari bukti transfer nah itu bagian upaya Polri yang saat ini sudah ditemukan bukti transfer,” timpal dia.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini berkata, hal itu tentunya akan menjadi senjata penyidik untuk menjerat ketujuh pelaku yang hendak memanfaatkan massa 212 untuk menduduki DPR dan menggelar sidang istimewa.

“Bukti lain juga akan diupayakan oleh penyidik sehingga memudahkan untuk mendapatkan satu konstruksi hukum yang mempersangkakan ketujuh (tersangka) dalam perbuatan pemufakatan jahat untuk menggulingkan pemerintah yang sah,” tegas dia.

Dia lantas menuturkan, untuk bukti-bukti kuat yang sudah dikantongi penyidik adalah dokumen, untuk apa isi dari dokumen itu tentu ini jadi catatan bagi penyidik.

“Bukti transfer dari seseorang ke orang lain dan kemudian adanya indikasi-indikasi yang mendukung terjadinya upaya perncanaan upaya pemufakatan jahat dengan melakukan dan menempatkan mobil-mobil komando untuk mengajak orang atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR,” bebernya.

Diketahui, tujuh orang ditangkap sebelum aksi doa bersama, Jumat (2/12) lalu. Ketujuh orang itu ditetapkan sebagai tersangka atas perkara dugaan makar sebagaimana yang diatur dalam Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP.

Ketujuh orang itu adalah Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Adityawarman, Eko, Alvin, dan Firza Husein.

JAWAPOS


Jual Baju Wanita Dress Blouse Kemeja Jaket Celana Baju Pria Baju Anak Baju Couple Baju Muslim Tas Wanita Sepatu Nike Adidas Dll Harga Murah hubungi SMS/WA/LINE 085721536262 FOLLOW IG @tokotim Bisa kirim ke seluruh Indonesia

AHOK PILIH JUAL ASET DARIPADA DIBIAYAI PENGUSAHA UNTUK KAMPANYE



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Calon gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menceritakan pengalamanya dari pengusaha hingga masuk ke dunia politik. Ahok yang berlatar belakang pengusaha tambang di Belitung Timur mengaku lebih memilih menjual asetnya untuk kampanye daripada dibiayai pengusaha.

"Pengusaha nawari, 'Hok biar saya yang tanggung biaya kampanye lu'," cerita Ahok di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).

Namun, Ahok menolak dan memilih menjual aset seperti rumah dan gudang untuk biaya kampanye. "Benar kita masih ada aset. Coba cek pabrik laku berapa. Masuk politik saya jual aset terus. Sudah kepalang tanggung," ucap Ahok.

Cagub nomor urut dua itu pun memuji stafnya yang tak tergiur tawaran pengusaha membiayai kegiatannya masuk politik.

"Dengan staf lama saya senang. Dia lebih tough. Pengusaha nawarin, dia bilang jangan pak, tanggung, enggak usah terima pak," cerita Ahok.

Ahok juga menceritakan kesan teman lamanya terhadap Ahok. Menurut kawan lamanya di Belitung Timur itu, alasan Ahok dimusuhi pejabat lantaran Ahok menolak untuk korupsi.

"Kalau Ahok itu mau ikut main, mau cari Rp 1 triliun gubernur DKI itu mah merem. Karena anggaran Rp 73 triliun. Tapi karena kamu enggak main makanya musuhin lu Hok. Itu kata teman saya," Ahok memungkas.

LIPUTAN6


Jual Baju Wanita Dress Blouse Kemeja Jaket Celana Baju Pria Baju Anak Baju Couple Baju Muslim Tas Wanita Sepatu Nike Adidas Dll Harga Murah hubungi SMS/WA/LINE 085721536262 FOLLOW IG @tokotim Bisa kirim ke seluruh Indonesia

SIDANG KASUS AHOK DIGELAR 13 DESEMBER, POLDA METRO AKAN PERKETAT PENJAGAAN



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Aparat kepolisian akan memperketat pengamanan selama sidang kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah menentukan jadwal sidang perdana kasus Ahok dengan agenda pembacaan dakwaan.

Rencananya, sidang akan digelar di bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat pada Selasa (13/12/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pengamanan persidangan akan dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat.

Namun, pihaknya akan mempertebal kekuatan pengamanan mengerahkan personel dari Polda Metro Jaya.

"Kami pengamanan Polres dibantu Polda. Kekuatan cukup sesuai dengan kirka intelijen," tutur Argo, kepada wartawan, Selasa (6/12/2016).

Dia belum dapat memastikan jumlah personel yang akan diterjunkan. Aparat kepolisian juga belum menyiapkan strategi khusus dalam pengamanan persidangan ini.

"Ya yang terpenting sudah dapat dilakukan dengan lancar. Jumlah petugas cukup untuk mengamankan," tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, berharap sidang di pengadilan atas dugaan kasus penistaan agama berlangsung secara cepat agar dapat langsung dilihat oleh masyarakat.

"Mudah-mudahan sidangnya cepat. Saya pikir harus cepat, stasiun TV adil juga jangan cuma Jessica diliput lama. Saya sidang mesti diliput, ada nggak niat saya menghina dan menista agama," kata Ahok kemarin.

Jessica dimaksud adalah Jessica Kumala Wongso, terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Persidangan Jessica kerap ditayangkan langsung oleh stasiun televisi swasta nasional.

Ahok juga mengatakan warga jangan takut untuk tidak memilihnya sebagai gubernur DKI Jakarta. Menurut mantan Bupati Belitung Timur itu status tersangka Ahok, tidak menyurutkan semangatnya untuk bertarung di 15 Februari 2017 nanti.

"Jadi nggak usah khawatir. Yang fitnah tersangka. Sama status Ahok tersangka juga," ucap Ahok.

Ahok menilai di masa kampanye Pilkada DKI 2017, banyak oknum politikus yang memanfaatkan situasi untuk mendegradasi warga.

"Di musim Pilkada, banyak oknum politikus busuk ingin mendegradasi orang nggak sanggup bersaing dia selalu gunakan itu. Calon lain kampanye program dengerin jangan-jangan cuma nyontek aku juga," jelas Ahok.

Seandainya ada kecurangan, lanjut Ahok, harap direkam sehingga ada bukti kecurangan untuk dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI. "Ini dapat menolong kita mengatasi kecurangan," ucapnya.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara sudah memastikan jadwal sidang perdana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kepastian jadwal persidangan ini disampaikan langsung oleh Humas PN Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi.

Hasoloan mengatakan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan akan digelar tanggal 13 Desember 2016 pukul 09.00 WIB.

"Persidangan telah ditentukan oleh majelis pada hari Selasa, 13 Desember 2016, pukul 09.00 WIB," kata Hasoloan.

Ia mengatakan, nantinya sidang akan digelar di lantai 2, ruangan Koesoema Atmadja. Selain itu, ia juga memaparkan nama-nama majelis hakim yang akan mengawal jalannya persidangan tersebut.

"Tadi Ketua PN Jakarta Utara sudah membuat penetapan tentang penyusunan majelis hakim. Ketua Majelis Hakimnya H. Dwiarso Budi Santiarto," kata dia. Dwiarso akan didampingi oleh empat hakim anggota yaitu Jupriyadi, Abdul Rosyad, Joseph V Rahantoknam dan I Wayan Wirjana.

BANJARMASINPOST


Jual Baju Wanita Dress Blouse Kemeja Jaket Celana Baju Pria Baju Anak Baju Couple Baju Muslim Tas Wanita Sepatu Nike Adidas Dll Harga Murah hubungi SMS/WA/LINE 085721536262 FOLLOW IG @tokotim Bisa kirim ke seluruh Indonesia

AHOK AKAN DIDAMPINGI 50 PENGACARA DI SIDANG PERTAMA



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Ketua tim kuasa hukum Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sirra Prayuna mengatakan sebanyak 50 pengacara akan mendampingi Ahok dalam sidang pertama yang digelar di eks Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jalan Gajah Mada, Jakarta pada Selasa (13/12).

"Jumlahnya ada sekitar 50 pengacara dari berbagai unsur partai politik dan profesional," kata Sirra, Selasa (6/12).

Sirra optimistis timnya bisa menghadapi sidang pada minggu depan dengan lancar. "Kita siap banget," ujarnya.

Tim kuasa hukum ini akan dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama terdiri dari 10 pengacara untuk membela Ahok di persidangan. Sedangkan tim kedua, sebanyak 40 orang akan bertugas menyusun alat bukti, validasi informasi dan keterangan.

"Pertama kita sedang menyusun tim pembela yang akan mendampingi Pak Ahok di sidang. Tim lainnya mempersiapkan penyusunan alat bukti," kata Sirra.

Saat ini, pihaknya sedang menyeleksi 10 pengacara yang akan mendampingi Ahok di sidang pertama. Sirra memastikan pengacara yang akan mendampingi Ahok sudah dikenal di dunia hukum

"Sedang seleksi, mudah-mudahan Selasa pekan depan sudah selesai 10 nama (pengacara). Semua terkenal yang sudah punya nama di dunia hukum," paparnya.

BERITASATU


Jual Baju Wanita Dress Blouse Kemeja Jaket Celana Baju Pria Baju Anak Baju Couple Baju Muslim Tas Wanita Sepatu Nike Adidas Dll Harga Murah hubungi SMS/WA/LINE 085721536262 FOLLOW IG @tokotim Bisa kirim ke seluruh Indonesia

KAPOLRI BEBERKAN OPERASI ANTI-MAKAR



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membeberkan strategi penangkapan sejumlah tokoh yang diduga hendak melakukan makar pada 2 Desember lalu.

Penangkapan itu dilakukan menjelang fajar sehingga tidak ada kesempatan untuk membentuk opini melalui media sosial.

Meski memiliki alasan yang cukup untuk menangkap para tokoh yang diduga hendak makar, Polri tidak melakukannya tiga hari, dua hari, ataupun sehari sebelum 2 Desember.

Penangkapan lebih dari 24 jam sebelum 2 Desember, memberi kesempatan kepada beberapa pihak untuk membuat dan membesarkan opini yang menyesatkan.

"Kami melakukan penangkapan tidak sehari, dua hari, atau tiga hari sebelumnya, karena itu akan dipelintir di media sosial. Bapak-bapak paham betul kekuaatan media sosial saat ini," tutur Tito di hadapan anggota DPR dalam rapat kerja DPR dan Polri di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (5/12).

Tito mengatakan, penangkapan sejumlah tokoh menjelang aksi 212 adalah menjaga kesucian aksi tersebut. Polri, menurut Tito, tidak ingin agenda Aksi 212 yakni menjalankan ibadah bersama, justru ternodai oleh aksi yang tidak terpuji.

"Kami tidak ingin agenda suci untuk melakukan ibadah ternyata diselipi provokasi. Makanya kita setting penangkapan subuh," katanya.

Polri telah mendapat informasi bahwa ada kelompok yang berupaya menggiring massa Aksi 212 untuk bergerak ke gedung DPR dan mendesak diadakannya Sidang Istimewa.

Tito mengatakan, Polri tidak melarang pengunjuk rasa berdemonstrasi di Gedung DPR. Namun Polri wajib mencegah penunjuk rasa yang hendak menduduki Gedung DPR.

"Kalau demo di depan (gedung) DPR silakan, tapi kalau memaksa menduduki Gedung DPR itu inkonstitusional," katanya.

Pada kesempatan itu, Tito juga menjelaskan alasan pihak kepolisian menyiapkan speaker atau pengeras suara pada aksi 2 Desember 2016.

Tito menganalisis dari sudut pandang ilmu kepolisian. "Sekian banyak massa, dalam ilmu kepolisian adalah kerawanan yang luar biasa," kata.

Jenderal bintang empat itu mengatakan, aksi tersebut dapat menjadi ricuh hanya karena satu insiden.

Hal lain yang dapat menimbulkan kerawanan bila terdapat orasi yang bersifat provokasi atau memanaskan situasi.

"Sehingga magnet utama dari pengendalian massa itu adalah speaker, kami yang siapkan speaker sehingga tidak terlalu banyak yang orasi menggunakan mobil," katanya.

Tito pun menegaskan bahwa pengeras suara cukup berada di panggung.

Alasan kedua, Tito mengatakan, magnet aksi adalah panggung. Panggung menjadi titik komando dari seluruh peserta aksi.

"Oleh karena itu kami hadir di sana. Bukan ingin populer, tapi ingin mengendalikan mereka yang sudah berkomitmen dengan kami sehingga semua sesuai rencana, jangan sampai di-hijack (dibajak)," ujar Tito.

Seperti diberitakan, polisi menangkap 10 tokoh menjelang Aksi 2 Desember lalu. Para tokoh itu di antaranya Mayjen (Purn) Kivlan Zein, Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, Sri Bintang Pamungkas, Ahmad Dhani, dan Ratna Sarumpaet.

Tito menyatakan, pihaknya pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak TNI sebelum menangkap kedua purnawirawan jenderal TNI itu.

"Proses komunikasi khususnya antara Bapak Pangdam dan Kapolda Metro Jaya, juga telah melapor kepada Pak Panglima TNI. Dan Panglima TNI juga mendukung dan kemudian Pangdam bahkan mengirimkan tim juga, dari Den Intel dan POM (Polisi Militer). Mereka mendampingi penyidik Polri," kata Tito.

Tito membantah kabar bahwa penangkapan kedua purnawirawan tersebut hanya dilakukan oleh anggota Polri, tanpa melibatkan pihak TNI. Tito menegaskan bahwa Polri menghargai para purnawirawan.

TRIBUNNEWS


Jual Baju Wanita Dress Blouse Kemeja Jaket Celana Baju Pria Baju Anak Baju Couple Baju Muslim Tas Wanita Sepatu Nike Adidas Dll Harga Murah hubungi SMS/WA/LINE 085721536262 FOLLOW IG @tokotim Bisa kirim ke seluruh Indonesia

MENGHITUNG JUMLAH PESERTA #AKSI212 DI JANTUNG JAKARTA



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Aksi Damai 212 mendapat pujian. Meski diawali tensi politik yang tinggi, namun aksi pamungkas 212 adalah pembuktian bahwa dorongan umat Islam untuk bersama jauh lebih besar dari pada sekedar isu 'receh' Pilkada Jakarta dan segala dinamikanya.

Jumlah umat Islam yang hadir dalam aksi masif di jantung ibukota itu kini menjadi perdebatan. Terjadi saling klaim jumlah, mulai dari ratusan ribu, dua juta orang, tiga juta orang, bahkan ada yang menyebut tujuh juta orang berkumpul saat itu, Jumat 2 Desember 2016.

Tidak untuk memberikan tendensi apapun, terlebih soal politik, kepercayaan atau unsur SARA, apalagi kasus hukum yang dituntut dalam #Aksi212. Penjabaran ini murni sebagai hitungan matematis yang bisa dipelajari dengan mudah dengan teknologi informasi saat ini.

Periset yang dikutip dari Livescience.com mengungkap, bagaimana menghitung estimasi jumlah orang yang berkumpul dalam sebuah acara besar di luar ruang, seperti kampanye politik, keagamaan seperti ibadah haji, atau orang-orang yang melihat pesta kembang api.

Memang ada pihak swasta yang dibayar untuk melakukan penghitungan secara profesional.

Ada beberapa metode, mulai dari pemindai laser, satelit, foto udara, sistem grid 3D, video footage, dan balon pengintai yang biasanya diterbangkan antara 120 hingga 240 meter ke udara. Hal itu mampu menghitung estimasi kepadatan yang berdampak pada hitungan keselamatan jiwa mereka yang berkumpul, yang dihitung dari luas area.

Profesor Ilmu Pengetahuan tentang Kerumunan/Massa dari Universitas Metropolitan Manchester Dr. G. Keith Still memberikan panduan terkait batas keamanan dalam kerumunan, yaitu dua orang per meter persegi, dan untuk antrean adalah empat orang per meter persegi.

Lebih dari itu, maka sangat berisiko terhadap keselamatan. Lima orang per meter persegi adalah batas individu bisa berdiri dan memungkinkan terganggunya jarak pandang.

Sementara enam orang per meter persegi dalam kondisi berdiri termasuk dalam kategori kepadatan yang berbahaya.

Melakukan estimasi penghitungan massa dalam jumlah besar di suatu tempat mudah, tapi yang membuatnya sulit adalah massa yang terpencar dan mengetahui seberapa dekat massa dalam parimeter sebuah acara. Apakah mereka datang untuk agenda itu atau untuk alasan lain.

Sebelum menghitung estimasi jumlah umat dalam #Aksi212, setidaknya ada 10 konsentrasi massa terbesar yang tercatat dalam sejarah modern dunia. Pertama, ibadah 12 tahunan Kumbh Mela pada 2013. Sebanyak 30 juta umat Hindu mendatangi Uttar Pradesh di utara India.

Kedua, festival Arbaeen di Iraq pada 2014 yang dihadiri sekitar 17 juta orang. Posisi tiga adalah agenda pemakaman CN Annadural di India yang diperkirakan dihadiri 15 juta orang.

Berturut-turut keempat dan selanjutnya, pemakaman Ayatollah Khomeini di Iran pada 1989 dihadiri 10 juta orang; penyambutan Paus di Manila, Filipina, pada 2015 disaksikan 6 juta orang; World Youth Day juga di Filipina dalam rangka menyambut kedatangan Paus John Paul II pada 1995; pemakaman Gamal Abdul Nassser pada 1970 dihadiri 5 juta orang; konser Rod Stewart di Brazil pada 1994.

Kesembilan adalah ibadah Haji 2012 di Mekkah yang diestimasi mencapai 3 juta orang dan ke-10, parade Anti Perang 2003 di Roma yang menolak invasi Amerika Serikat atas Irak hadiri nyaris 3 juta orang.

Game Numbers

Lalu bagaimana dengan #Aksi212? Memang tidak ada pihak yang secara profesional menghitung jumlah umat muslim yang ikut dalam aksi super damai yang diakhiri salat Jumat itu.

CNNIndonesia.com mencoba menghitungnya dengan melakukan estimasi menggunakan teknologi sederhana.

Penghitungan dilakukan lewat situs www.mapdevelopers.com yang memberikan layanan pemetaan di seluruh dunia secara daring. Cukup dengan mengetik tempat seperti ’Monas' atau 'Monumen Nasional', Anda bisa melihat 2D dari sudut mata burung keberadaan Monas, termasuk taman, jalan, dan melakukan 'blocking' atas area yang hendak dihitung luasnya secara langsung, meski tidak secara detail.

Pemetaan yang dilakukan adalah area #Aksi212 yang dipakai salat Jumat, di luar taman. Karena patut mendapat pujian, #Aksi212 kali ini tak ada satupun taman yang rusak, bahkan nyaris tidak menyisakan serakan sampah seusai ibadah salat Jumat selesai.

Kawasan Monas menjadi sentral. Dari kawasan itu ke Bundaran Thamrin dan Patung Kuda ke arah Silang Barat Daya memiliki luas sekitar 78.700 meter persegi, ditambah wilayah Bundaran Thamrin-Budi Kemuliaan-Thamrin hingga perempatan Kebon Sirih-Medan Merdeka Selatan hingga Kedubes AS luasnya berkisar 38.000 meter persegi.

Dua arah jalan Silang Monas Tenggara sekitar 14.800 meter persegi, Silang Monas Barat Laut di angka 19.200 meter persegi dan Medan Merdeka Utara seluas kira-kira 10.600 meter persegi.

Di Silang Monas Timur Laut - Jalan Titian Indah - Medan Merdeka Timur berkisar 12.200 meter persegi.

Terakhir, area jalan sepanjang Medan Merdeka Timur - Gambir - sebagian Kebon Sirih - Tugu Tani termasuk yang mengarah Senen dan Menteng berkisar 32.300 meter persegi. Jumlah dari seluruh luas tersebut mencapai 205.800 meter persegi yang disebut sebagai estimasi okupasi #Aksi212.

Jika massa berdiri dengan tingkat densitas empat orang per meter persegi, maka paling sedikit #Aksi212 dihadiri 823.200 orang, maksimal lima orang per meter yang membuat massa berada di kisaran angka 1.029.000 orang.

#Aksi212 adalah aksi yang dilakukan dengan posisi badan duduk dan melakukan aktivitas salat Jumat. Dengan hitungan rata-rata luas posisi untuk salat setiap orang adalah 1x0,5 meter persegi—ukuran sajadah kebanyakan—maka area seluas 205.800 meter persegi mampu menampung kurang lebih 411.600 orang.

Jika massa sangat padat dengan okupasi per orang untuk salat Jumat 0,75x0,5 meter persegi, maka akan menampung kurang lebih 550 ribu umat dan masih cukup relevan dengan penambahan 50 ribu hingga 100 ribu orang yang tersebar di parimeter pusat #Aksi212.

Penghitungan ini bukan untuk menjawab perdebatan soal jumlah massa #aksi212. Tetapi setidaknya, ada perhitungan matematika yang logis yang mungkin saja dapat diterima semua pihak lantaran didukung teknologi.

CNN


Jual Baju Wanita Dress Blouse Kemeja Jaket Celana Baju Pria Baju Anak Baju Couple Baju Muslim Tas Wanita Sepatu Nike Adidas Dll Harga Murah hubungi SMS/WA/LINE 085721536262 FOLLOW IG @tokotim Bisa kirim ke seluruh Indonesia