SARAN INGGRIS: CUACA BURUK, HATI-HATI KE RI

Please comment & share this article, thanks!

Pemerintah Inggris menganjurkan warganya untuk berhati-hati ketika mengunjungi beberapa daerah di Indonesia yang dinilai rawan bencana, termasuk ke Jakarta yang terkenal dengan banjir yang terjadi setiap kali turun hujan.

"Warga Inggris harus ekstra hati-hati ketika mengunjungi Jakarta, terutama pada musim penghujan seperti sekarang," demikian saran perjalanan (travel advice) pada laman Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Inggris.

“Perubahan cuaca yang ekstrim berdampak luas di Indonesia, salah satunya adalah banjir yang merata di Jakarta,” tulis isi laman yang diperbarui (update) Selasa, 26 Oktober 2010.

Banjir yang seringkali terjadi di Jakarta ini, tulis situs tersebut, dapat mengakibatkan gangguan yang cukup parah dan terkadang fatal. Kemlu Inggris mengambil contoh kasus bencana jebolnya bendungan Situ Gintung pada 27 Maret 2009 sebagai salah satu bencana fatal yang terjadi pada musim penghujan di Jakarta dan sekitarnya.

“Bencana ini mengakibatkan 98 orang tewas. Longsor juga rawan terjadi pada musim penghujan,” tulis situs ini lagi.

Kemlu Inggris juga memperingatkan warganya untuk berhati-hati ketika menggunakan transportasi air jika di Indonesia. Hal ini menyusul banyaknya perahu yang terbalik pada saat terjadi badai di musim penghujan.

Bencana yang terjadi di Mentawai dan Yogyakarta juga membuat kemlu Inggris memperingati warganya yang hendak ke Indonesia.

“Pada 25 Oktober 2010. gempa berkekuatan 7,5 SR di pulau Mentawai, Sumatra Barat menyebabkan tsunami dan menewaskan lebih dari 100 orang,” tulis Kemlu.

Pada travel advice tersebut, bencana letusan gunung Merapi juga disinggung sebagai daerah tujuan yang sebaiknya dihindari oleh para pelancong asal Inggris.

“Gunung tersebut kini ditutup untuk para pendaki dan warga yang tinggal di radius 6 mil telah dievakuasi,” tulis kemlu Inggris.

Saran perjalanan ini menurut kemlu Inggris hanyalah informasi kepada warganya mengenai kondisi di Indonesia. Kemlu Inggris menyatakan tidak melarang warganya untuk mendatangi setiap tempat di Indonesia.

"Keputusan untuk tidak melakukan perjalanan setelah membaca travel advice sepenuhnya berada di tangan warga Inggris," lanjut isi laman itu.

VIVANEWS

Posting Komentar

0 Komentar