INDIA INGIN MILIKI PERISAI MISIL SERUPA DENGAN ISRAEL



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Di saat Israel dihujani misil Fajr-5, banyak pakar pertahanan India yang mengamati kecanggihan sistem pertahanan misil Iron Dome yang berhasil menangkis misil Fajr-5. Negeri Bollywood tampaknya mulai tertarik dengan perisai misil itu.

Beberapa bulan yang lalu, peneliti militer India di Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) menyarankan India agar bergabung dan menggelar program pembangunan senjata bersama dengan perusahaan Israel. Mereka mempertimbangkan untuk membangun Iron Dome versi India yang sanggup untuk menangkis serangan roket jarak dekat.


Peneliti militer itu mulai menarik manfaat dari keadaan buruk Israel dan membayangkan bila India mengalami nasib serupa dengan Negeri Yahudi itu. Meski ketegangan India dan Pakistan sudah mulai surut, terkadang India masih memandang Pakistan sebagai sarang teroris.


Menurut laporan, Iron Dome berhasil menggagalkan 87 persen roket yang ditembakkan kelompok bersenjata Gaza ke Israel. Sistem pertahanan misil itu dibangun oleh perusahaan Israel, Rafael Advanced Defence System yang beroperasi sejak 2011 lalu.


India pun beranggapan, kelompok militan Lashkar-e-Taiba di Pakistan memiliki kapabilitas yang cukup kuat untuk menggelar serangan ke warga sipil India. Selain kelompok militan itu, Pakistan juga sudah gencar membangun misil berhulu ledak nuklir seperti Nasr.


"Tim peneliti Israel akan datang dan bekerja di laboratorium kami. Tim kami juga akan melanjutkannya ke industri. Akan ada pelatihan dalam pembangunan senjata ini. Kami mulai memusatkan perhatian ke fiber laser dan lainnya," ujar salah seorang peneliti militer India W. Selvamurthym seperti dikutip Economic Times, Jumat (23/11/2012).


Selvamurthy menjelaskan, sistem pertahanan misil yang akan dibangun India dapat mendeteksi roket-roket yang meluncur ke wilayah India, sama halnya seperti Iron Dome. Bila roket itu melesat ke wilayah yang dihuni banyak warga, perisai misil itu siap menembakkan roket dengan hulu ledak khusus untuk menghancurkan roket musuh.


Israel pun menyebut senjata itu dengan nama "sistem pertahanan multi-lapis." Istilah multi-lapis digunakan karena senjata itu dapat mempertahankan suatu wilayah dari puluhan ribu roket jarak dekat.


OKEZONE

Posting Komentar

0 Komentar