LEBIH DARI 3,2 JUTA WNI CARI NAFKAH DI LUAR NEGERI



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...

Saat ini lebih dari 3,2 juta warga negara Indonesia (WNI) bekerja di luar negeri. Sebanyak lebih dari 4.000 pekerja mengalami beragam masalah dan lebih dari setengahnya telah diatasi berkat bantuan kantor-kantor perwakilan diplomatik Indonesia.

Demikian ungkap Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. "Per November 2010, terdapat 3.294.565 warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri," kata Natalegawa di Jakarta, Selasa 30 November 2010.

Menurut dia, sebagian besar pekerja migran Indonesia berada di Malaysia . Jumlah tenaga kerja asal tanah air di Negeri Jiran sebanyak lebih dari 1,4 juta orang, atau 42,84 persen dari total jumlah pekerja Indonesia di luar negeri.

“Kedua adalah Arab Saudi, sebanyak 641.000 orang dan ketiga adalah negara-negara Timur Tengah non-Arab Saudi, total 379.000 jiwa,” ujar Natalegawa.

Dia juga mengemukakan bahwa pada tahun ini terdapat 4.532 kasus yang dialami TKI di mancanegara. Jumlah ini berdasarkan laporan yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di seluruh dunia.

“Sebanyak 2.716 atau 60 persen dari total kasus itu telah berhasil diselesaikan, sementara 1.816 kasus lainnya masih dalam proses,” ujar Natalegawa.

Kasus-kasus yang sering ditemui, ujar Natalegawa, adalah pelanggaran kontrak, ketidakcocokan dengan majikan, tindak kekerasan dan pelecehan.

“Untuk kasus tindak kekerasan dan pelecehan, kami menanggapinya dengan sangat serius,” ujar Natalegawa.

Angka di lapangan diduga lebih besar lagi, mengingat tidak semua WNI mendaftarkan keberadaannya ke KBRI atau KJRI di negara tempat dia berdomisili. Natalegawa tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah kasus diperkirakan lebih banyak dari yang terdata di Kementrian Luar Negeri melalui kantor-kantor perwakilan diplomatiknya.

“Angka ini bisa membengkak dua atau tiga kali lipat karena banyak warga yang tidak melaporkan keberadaannya,” ujar Natalegawa.

VIVANEWS

Posting Komentar

0 Komentar