HILLARY CLINTON ANGGAP PRESIDEN ARGENTINA SINTING?



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...

Salah satu dokumen rahasia yang dirilis WikiLeaks mengungkap Menlu Hillary Clinton pernah mempertanyakan kesehatan mental Presiden Argentina Cristina Fernandez.

Dalam salah satu dokumen itu dikatakan, Hillary meminta para diplomat AS menyelidiki apakah presiden perempuan itu sedang di bawah perawatan. Dokumen itu merupakan memo rahasia yang dikirim mantan ibu negara itu ke Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Buenos Aires, Argentina.

Dokumen yang tertanggal Desember 2009 itu menyatakan, Hillary mengajukan serangkaian pertanyaan kepada para diplomat AS mengenai dinamika keperibadian Fernandez dan mendiang suaminya, Nestor Kirchner.

Juga ada pertanyaan mengenai bagaimana pemimpin Argentina itu menangani kegelisahan dan kecemasan dirinya. “Bagaimana caranya mengatasi stres dan apakah emosi Cristina Fernandez de Kircher mempengaruhi pembuatan keputusannya? Bagaimana ia menenangkan diri saat stres?”

Ada pula pertanyaan apakah stres mempengaruhi perilaku Cristina terhadap para penasehatnya. Bagaimana penasehat itu membantu presiden berusia 57 tahun itu dalam mengatasi stres. “Apakah ia tengah menjalani perawatan (kejiwaan)?”

Cristina yang menggantikan posisi suaminya sebagai presiden Argentina pada 2007 lalu, dikenal karena ucapannya yang pedas serta gaya politik blak-blakan. Harian Inggris The Guardian yang juga dibocori dokumen rahasia seperti WikiLeaks menyimpulkan, AS menganggap pemerintah Argentina mudah tersinggung dan tidak menerima kritik.

Sementara Presiden Venezuela Hugo Chavez mengecam komentar Hillary kepada Cristina. Ia juga menyampaikan dukungannya kepada pemerintah Argentina. “Harus ada yang memeriksa kesehatan mental Clinton. Dia merasa lebih superior dari Obama karena berkulit putih,” ujarnya.

INILAH

Posting Komentar

0 Komentar