Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...
Kepolisian Madinah, Arab Saudi, hingga Kamis (18/11), belum menahan majikan perempuan yang diduga kuat menyiksa tenaga kerja Indonesia bernama Sumiati binti Salan Mustapa. Demikian diungkapkan Kepala Perlindungan Tenaga Kerja Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Didi Wahyudi. Menurut Didi, polisi beralasan saat ini masih dalam suasana libur Iduladha.
Sumiati hingga kini masih terbaring lemah di Rumah Sakit King Fahd, Madinah, Arab Saudi. Ia sudah mulai bisa makan meski luka-luka di sekujur tubuhnya belum mengering. Telebih, trauma penyiksaaan yang dideritanya.
Sejak awal bekerja di keluarga Khaled Salim al khamimi, Sumi--demikian Sumiati kerap disapa--sering mengalami penyiksaan. Padahal, Sumi mengaku tidak pernah melakukan kesalahan. "Nggak ada, saya nggak pernah melakukan kesalahan. Pertama kali datang juga langsung disiksa," ujar Sumiati polos dalam sebuah telewicara.
Akibat penyiksaan yang diterimanya, wajah Sumiati penuh luka, bahkan bibir bagian atasnya hampir sobek karena digunting sang majikan. Padahal, sepekan sebelum TKI asal Dompu, Nusa Tenggara Barat ini bertolak ke Arab Saudi, Sumiati sempat berfoto. Dalam foto bersama keluarganya tersebut, wajah Sumi tampak sehat dan dan gembira.
LIPUTAN6



0 Komentar