Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
Akayed Ullah, yang dituduh memasang bom di sebuah stasiun kereta bawah tanah di New York yang ramai pada Senin (11/12), tampaknya dipengaruhi
oleh khotbah dan tulisan ulama radikal Muslim Mufti Jasim Uddin Rahmani (foto/theDailystar.net), kata polisi.
Namun, menurut penegak hukum, pria tersebut tampaknya tidak memiliki hubungan dengan kelompok radikal di Bangladesh.
"Selama kunjungan terakhirnya ke Bangladesh pada September lalu, Akayed meminta istrinya untuk membaca literatur dan mendengarkan khotbah pemimpin spiritual Ansarullah Bangla Team [ABT] Mufti Jasim Uddin Rahmani," kata Monirul Islam, Kepala Counter Terrorism and Transnational Crime (CTTC) unit DMP.
Dia berbicara dalam sebuah konferensi pers di pusat media Polisi Metropolitan Dhaka (DMP) kemarin.
Pejabat CTTC pada Selasa (12/12) menanyai istri Akayed Jannatul Ferdous Jui, ayah dan ibunya. Para pejabat, bagaimanapun, tidak menemukan buku Rahmani di rumah ayahnya di Jalan Moneshwer di kota.
Sementara itu, Jannatul kemarin mengatakan dia tidak dapat membayangkan dalam mimpinya yang paling liar sekalipun suaminya akan terlibat dalam insiden semacam itu.
"Saya masih tidak percaya suami saya bisa melakukan serangan seperti itu," kata Jannatul kepada The Daily Star di rumah ayahnya.
BISNIS


0 Komentar