Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
Tidak hanya berpotensi konflik terbuka, hubungan Rusia dan Turki yang masih memanas juga berpeluang menimbulkan perang nuklir. Rusia pun menyiapkan sebuah pesawat yang diubah jadi “pusat komando” udara jika perang nuklir benar-benar terjadi.
Sebuah pesawat Ilyushin Il-80 yang merupakan versi modifikasi dari Pesawat Ilyushin IL-86, tengah diproyeksikan menjadi pusat komando strategis yang mobile.
Menurut otoritas militer Negeri Beruang Merah, pusat komando semacam itu lebih efektif dan bahkan hampir mustahil dihancurkan, ketimbang pusat komando biasa di darat.
Pesawat itu dilaporkan sudah merampungkan uji terbang dan burung besi yang rencananya akan membawa sejumlah perwira senior Rusia itu, akan segera dioperasikan, sesuai perintah Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Jelas “benteng terbang” semacam itu jadi momok tersendiri buat negara-negara barat. Bahkan Amerika Serikat (AS), menyebut Pesawat Ilyushin Il-80 itu sebagai “pesawat kiamat”.
Proyek pesawat untuk perang nuklir tersebut sebelumnya dilakoni tim riset militer Rusia pimpinan Direktur Jenderal Aleksandr Komyakov dan sang petinggi, pede dan sesumbar bahwa pesawat untuk perang nuklir itu bakal hampir mustahil dihancurkan musuh.
“Sementara instalasi komando biasa dengan posisi di darat bisa dihancurkan, sebuah pos komando yang mengangkasa akan jadi target yang nyaris mustahil dihancurkan,” ujar Komyakov," dikutip Daily Star, Minggu (6/12/2015)
“Itu karena pos komando strategis semacam ini (Pesawat Ilyushin Il-80) selalu bergerak dan berpindah tempat secara kontinyu. Orang-orang Amerika menyebut pesawat semacam ini sebagai pesawat kiamat,” tandasnya.
OKEZONE
Jual Nes V HWI untuk perawatan miss V sehari-hari hilangkan keputihan & bau. Cara beli mudah hub SMS/WA: 085721536262 - Twitter: @timsolshop -Facebook: Tim's Ol Shop
0 Komentar