SOPIR, KERNET DAN PEDAGANG TERMINAL LEBAK BULUS DEMO TUTUP JALAN

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Ratusan orang melakukan aksi demontrasi di Terminal Lebak Bulus, Senin (6/1). Mereka yang terdiri dari kernet, sopir, tukang parkir, kuli panggul dan penjaga kios menolak keras terkait pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) yang akan dilakukan di terminal tersebut. Kendati proyek MRT tetap harus digelar, para demonstran meminta direlokasi ke tempat yang baru.

"Kami mendukung program pemprov dalam pembuatan MRT, tapi kami diberikan tempat yang baru yang lebih layak," ujar seorang orator yang menyampaikan aspirasinya, di Terminal Lebak Bulus, Senin (6/1).

"Lebak Bulus siapa yang punya, yang punya kita semua," tambah sang orator sambil berteriak.

Sementara itu, Kapolsek Cilandak Kompol Sungkono menuturkan pihaknya menurunkan sebanyak 444 personel guna mengamankan aksi tersebut.

"Personel yang diturunkan gabungan Polsek Cilandak, Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya," ucap Sungkono di lokasi.

"Informasinya yang akan melakukan aksi 1.000 orang. Karena itu kita antisipasi," tambahnya.

Pantauan merdeka, water canon dan baracuda sudah bersiaga di Terminal Lebak Bulus sebagai antisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Setelah puas berorasi di dalam terminal, ratusan massa bergeser melakukan orasi tepat di depan Terminal Lebak Bulus hingga menutup jalan.

MERDEKA 




Posting Komentar

0 Komentar