JUBIR PRESIDEN: PRESIDEN DUKUNG LANGKAH MENPORA



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung langkah yang diambil Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng dalam menyelesaikan kisruh Konggres PSSI di Pekanbaru, Riau, Sabtu lalu (26/3).

Presiden telah mendelegasikan penanganan dan penyelesaian kisruh di PSSI secara penuh kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Yang dikatakan menpora itulah sikap resmi pemerintah," kata Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Kepresidenan, Senin (28/3).

"Hal ini posisinya dalam menanggapi dan menyikapi perkembangan yang terjadi di PSSI," ujar Julian. Sebelumnya, Andi Mallarangeng dalam jumpa pers di kantornya Senin (28/3), mengatakan pemerintah bersama KONI/KOI beranggapan bahwa Pengurus PSSI telah meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya dalam menyelenggarakan kongres di Pekanbaru.


Selanjutnya pemerintah dan KONI/KOI beranggapan bahwa persiapan penyelenggaraan kongres tidak mengikuti prosedur dan mekanisme sesuai peraturan yang berlaku, tidak dilakukan dengan profesional, dan tidak dilakukan dengan transparan, demokratis, serta semangat sportifitas.


Mekanisme penentuan pemegang hak suara dan distribusi undangan tidak jelas bahkan sampai hari kongres, registrasi peserta kacau, peraturan pemilihan yang akan digunakan dalam penyelenggaraan kongres tidak jelas dan tidak disosialisasikan.


Julian menuturkan Menteri Andi telah melaporkan perkembangan tentang kisruh di PSSI kepada Presiden sore ini. Mobil Andi Mallarangeng yang berplat RI 45 masuk ke Istana Negara sejak pukul 15.30 WIB dan berlangsung selama 30 menit. "Pak menteri melaporkan segala perkembangan yang terjadi terkait dengan kementerian ke presiden merupakan hal yang lazim," ujarnya.


Namun, kata Julian, Presiden belum memberikan instruksi khusus kepada menterinya. Menurutnya, Presiden menyerahkan penanganannya kepada kementerian yang terkat. Presiden pun, kata dia, menyepakati apapun yang akan diambil Andi Mallarangeng.


"Presiden mempercayakan semuanya ke menpora unt menangani apapun yang terkait dengan olashraga, khusus persepakbolaan. Kemenpora telah melakukan penilaian, assesment, kemudian evaluasi dilakukan yang terbaik bagi kepentingan olahraga itu sendiri. tidak ada kekhawatiran," ujarnya.

TEMPO

Posting Komentar

0 Komentar