Halaman

Rabu, 31 Januari 2018

"SUPER BLUE BLOOD MOON" PUNYA RISIKO, WASPADAI AKIBATNYA



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Peristiwa alam bersejarah tiga fenomena bulan akan berlangsung pada Rabu (31/1/2018). Supermoon, bulan biru, dan gerhana bulan akan berlangsung dalam satu malam.

Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan gerhana bulan akan berlangsung selama 5 jam 20,2 menit, tepatnya dari pukul 17.49 WIB hingga 23.09 WIB.

Menariknya, Indonesia menjadi salah satu negara yang beruntung bisa menyaksikan langsung peristiwa langka yang terakhir kali 150 tahun lalu.

Meski demikian, keindahan bulan malam itu patut diwaspadai. Khususnya untuk transportasi di pelabuhan dan pesisir, serta aktivitas pertanian yang dapat terganggu.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, posisi bumi yang berada segaris dengan matahari dan bulan mengakibatkan gravitasi bulan dan matahari terintegrasi. Akibatnya, pasang air laut menjadi maksimal.

"Pasang air laut mencapai 1,5 meter, meski juga dapat terjadi air laut surut 100 sampai 110 sentimeter pada tanggal 30 Januari hingga 1 Februari 2018," kata Dwikorita di kompleks gedung BMKG, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Perubahan muka air laut tersebut akan terjadi di sejumlah tempat, antara lain di Sumatera Utara, Sumatera Barat, selatan Lampung, utara Jakarta, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.

"Kami minta untuk diwaspadai karena fenomena super blue blood moon dapat mengganggu transportasi akibat adanya rob atau pasang maksimum, dan juga dapat mengganggu aktivitas petani garam, perikanan darat, serta kegitan bongkar muat di pelabuhan," ujar Dwikorita.

Selain itu, perkiraan cuaca BMKG juga mendapati adanya potensi hujan sedang hingga lebat sejak Senin (29/1/2018) hingga Sabtu (3/2/2018) di 21 Provinsi di Indonesia. Hal ini terjadi karena selisih tekanan udara antara darata Asia dan Australia.

Tekanan udara tinggi yang ada di belahan bumi utara seperti di daratan Asia akan bergerak menuju Australia. Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah Indonesia terlewati aliran udara dingin yang terakumulasi di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.

Hujan lebat juga akan disertai dengan kecepatan angin tinggi berkisar antara 25 knots (35 kilometer per jam) hinga 35 knots (70 km per jam). Peristiwa ini kemungkinan terjadi di Laut Jawa, Samudra Hindia selatan Pulau Jawa, Selat Sunda, perairan utara Jawa Tengah, perairan utara NTB hingga NTT, dan perairan utara Pulau Jawa.

Hujan lebat di hulu ditambah pasang air laut akan menghambat laju kecepatan genangan air hujan masuk ke laut. Potensi genangan air hujan, rob, dan longsor menjadi hal yang perlu diwaspadai.

"Waspadai hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon dan baliho tumbang. Jika hujan disertai kilat dan petir terjadi, sebaiknya tidak berlindung di bawah pohon. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan bagi pengguna kapal ukuran kecil. Menunda penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tingi mereda," pesan Dwikorita.

KOMPAS

MASIH INGAT ASMA DEWI YANG DIKAITKAN DENGAN SARACEN? BEGINI NASIBNYA KINI SETELAH JADI TERDAKWA

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Terdakwa kasus dugaan penyebar ujaran kebencian tekait SARA, Asma Dewi berharap hakim menilai apa yang telah dilakukannya adalah aksi bela negara dan memutuskan bebas untuknya.

Hal itu diungkapkan Asma Dewi usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (30/1/2018).

"Jadi mudah-mudahan hakim peduli dan membaca bahwa ini merupakan aksi bela negara."

"Mudah-mudahan hakim memutuskan bebas," kata Dewi.

Sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, ia merasa justru dirinya dirundung (dibully) setelah difitnah sebagai bagian dari kelompok penyebar ujaran kebencian Saracen.


"Kebetulan pada saat saya posting pada tahun 2016 itu nggak ada tragedi apa-apa kan?"

"Jadi nggak berpengaruh itu postingan saya."

"Saya justru di-bully karena saya difitnah sebagai Saracen dan mentransfer dana," kata Asma Dewi.

Seperti diketahui sebelumnya, Dewi ditangkap di rumah kakaknya yang menjadi anggota kepolisian di kompleks AKRI, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan pada Jumat (9/9/2017) karena diduga menyebarkan ujaran kebencian lewat media sosial.

BANJARMASINPOST

SURVEI: NU TRADISIONALIS, MUHAMMADIYAH MODERAT, FPI KERAS

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
(ARC) merilis hasil survei bertajuk Potret Keberagamaan Muslim Indonesia. Dalam hasil survei ini, Nahdlatul Ulama (NU) dicitrakan sebagai ormas yang menghargai budaya lokal, tradisionalis, ajarannya cocok di Indonesia, serta melindungi kelompok minoritas, sementara Muhammadiyah dicitrakan modern dan moderat.

"Sedangkan FPI dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dicitrakan dengan mengusung syariat Islam serta ajarannya keras atau kaku," kata Direktur ARC Hasanuddin Ali di Jakarta, Senin (30/1/2017).

NU, Muhammadiyah, dan Front Pembela Islam (FPI), sambung dia, merupakan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam yang paling dikenal menurut mayoritas responden survei. NU dikenal oleh 97 persen, Muhammadiyah 94,3 persen, dan FPI 68,8 persen dari 1.626 responden.

"Survei ini menunjukkan popularitas FPI mengalahkan beberapa ormas Islam yang sudah ada jauh sebelumnya," kata Hasanuddin seperti dilansir Antara.

Sementara dari segi afiliasi, lanjut Hasanuddin, mayoritas umat Islam berafiliasi pada NU, yakni 50,3 persen dan Muhammadiyah sebanyak 14,6 persen.

Secara umum, merujuk hasil survei ini, mayoritas umat Islam Indonesia merupakan masyarakat yang religius dan menyatakan agama memegang peranan penting bagi kehidupan mereka.

Survei ARC ini dilaksanakan pada pekan keempat November hingga pekan pertama Desember 2016. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka kepada responden dari 34 provinsi yang dipilih melalui multi stage random sampling dengan margin of error 2,4 persen.

LIPUTAN6

WAHID FOUNDATION: 80,8% PEREMPUAN TAK MAU JADI RADIKAL

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Meskipun perempuan terlibat dalam sejumlah kasus teroris, namun secara umum perempuan tidak mau menjadi radikal. Survei yang dilakukan oleh Wahid Foundation membuktikan hal tersebut.

Wahid Foundation dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) Oktober lalu melakukan survei nasional tentang tren toleransi sosial keagamaan di kalangan perempuan Muslim di Indonesia. Hasilnya 80,8% perempuan Muslim Indonesia tidak bersedia menjadi radikal. Hal ini disampaikan Yenny Wahid dalam konferensi pers peluncuran hasil survei di Jakarta hari Senin (29/1).

Yenny mengatakan angka itu sangat menggembirakan, karena membuktikan bahwa meskipun ada sejumlah perempuan yang terlibat dalam kasus terorisme, umumnya kaum hawa di Indonesia tidak radikal. Terminologi radikal yang dimaksud Yenny adalah “pernah menyumbang dalam bentuk materi kepada organisasi radikal, meyakinkan orang lain untuk memperjuangkan syariat Islam sebagai hukum positif di Indonesia guna menggantikan Pancasila, berdemontrasi terhadap kelompok dinilai menodai atau mengancam kesucian Islam, ikut merencanakan razia, atau ikut menyerang rumah ibadah agama lain.”

Temuan penting lainnya adalah perempuan Muslim lebih banyak mendukung kebebasan menjalankan ajaran agama atau kepercayaan ketimbang lelaki.

"Ini penting karena kelompok yang tidak disukai berkaitan dengan level intoleransi yang ada di sebuah negara atau komunitas. Makin banyak kelompok yang tidak disukai maka biasanya kecenderungannya, apalagi kalau kemudian hak-hak orang yang tidak disukai itu tidak diberikan, itu menunjukkan intoleransi juga tinggi," ungkap Yenny.

Kemandirian perempuan ikut menentukan sikapnya, ujar Yenny. Perempuan yang mandiri tidak terjebak ketika disuruh ikut organisasi radikal. Menurutnya ada tiga faktor yang bisa mendorong orang menjadi radikal.

"Pertama, mendukung pandangan dan konsep jihad yang berdasarkan kekerasan. Kedua, mendukung organisasi-organisasi kemasyarakatan yang radikal. Ketiga, sering terpapar ceramah berisi radikalisme," imbuh Yenny.

Satu faktor menarik yang ditemukan dalam penelitian di 34 propinsi ini adalah hubungan antara sikap dan pemikiran positif dengan radikalisasi. Jika orang berpikiran positif tentang kondisi keamanan, penegakan hokum dan ekonomi nasional, maka cenderung tidak radikal.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Hendro mengatakan peneliti ini tidak saja menyoroti tentang perempuan tetapi juga perempuan dan agama. Mengingat survei korelasi perempuan dengan tren toleransi sosial keagamaan ini sangat jarang dilakukan di Indonesia, hasil survei ini sangat penting bagi akademisi dan kalangan yang ingin memajukan perempuan Indonesia.

Hendro menggarisbawahi salah satu hasil survei yang penting adalah perempuan Muslim – dibanding laki-laki – tidak mudah terpapar ideologi atau ajaran radikal.

"Temuan lainnya adalah kesediaan untuk melakukan tindakan radikal itu yang paling dekat adalah kalau mereka mendukung, baik dari segi ideologi dan maupun organisasi. Perempuan (muslim di Indonesia) tidak mendukung organisasi-organisasi radikal," ujar Hendro.

Perwakilan UN Women, Sabine Machl mengatakan pihaknya sangat senang bekerjasama dengan Wahid Foundation untuk memberdayakan perempuan Indonesia, yang kerap menjadi korban dalam konflik.

"Kami meyakini sangat penting perempuan juga mendapat peluang untuk menduduki posisi strategis dan pengambil keputusan di tingkat lokal dan nasional," kata Sabine.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yambise mengatakan hasil survei yang dilakukan Wahid Foundation ini bisa dipakai sebagai salah satu rujukan penyusunan kebijakan menjadikan perempuan sebagai agen perdamaian dana gen perubahan.

Ini baru tercapai jika perempuan menduduki posisi-posisi strategis. Ironisnya, ujar Yohana, jumlah keterwakilan perempuan di lembaga legislatif masih kecil, yaitu hanya 17%. Sementara di posisi eksekutif, baru 86 perempuan yang menduduki jabatan bupati, wakil bupati, wali kota, atau wakil wali kota.

VOA

UJARAN KEBENCIAN DAN HOAKS DINILAI PICU RADIKALISME

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid menilai, penyebaran ujaran kebencian dan kabar bohong alias hoaks dapat memicu sikap radikalisme masyarakat. Dia pun meminta kepolisian dan sejumlah kementerian untuk meningkatkan kinerja untuk menanganinya.

"Untuk Kepolisian RI perlu meningkatkan upaya penanganan ujaran kebencian dan kekerasan, begitu masyarakat sering terpapar ujaran kebencian dapat menyebabkan sikap radikalisme. Penting untuk menangkal hoaks terutama," ujarnya di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin (29/1).

Hal tersebut disampaikan Yenny saat memaparkan Laporan Survei Nasional Tren Toleransi Sosial-Keagamaan di Kalangan Perempuan Muslim Indonesia yang telah dilakukan Wahid Foundation pada tanggal 6-27 Oktober 2017 di 34 provinsi Indonesia.

Tidak hanya kepolisian, Yenny juga merekomendasikan Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kepuasan publik atas kondisi keamanan, penegakan hukum, dan ekonomi nasional. Dia menilai, kepuasan publik yang rendah dapat menjadi faktor munculnya radikalisme.

Pemerintah Pusat dan Daerah juga dinilai Yenny, perlu terbuka dan memaksimalkan komunikasi dengan masyarakat untuk mengurangi tingkat kesalahan persepsi mengenai isu-isu strategis di tingkat lokal, nasional, dan internasional.

"Penting sekali pemerintah memperhatikan kinerjanya jika masyarakat tidak puas dapat jadi faktor munculnya radikalisme," ujar dia.

Selain itu, Yenny merekomendasikan supaya Kementerian Agama dengan organisasi keagaman perlu memaksimalkan kerja sama dengan program-program ulama, penceramah dan pengelola majelis taklim.

Hal itu juga menyangkut pada peningkatan jumlah dan peran ulama serta penceramah perempuan dalam mempromosikan toleransi dan perdamaian serta mengurangi ujaran kebencian.

Yenny menilai, ceramah yang dilakukan secara langsung masih menjadi medium paling efektif dalam menyampaikan pesan.

"Ternyata ceramah yang secara langsung masih menjadi medium paling efektif dalam menyampaikan pesan," ungkap dia.

Ia juga meminta supaya Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk meningkatkan program-program penguatan penggunaan internet sehat dan budaya berpikir kritis di kalangan pengguna internet dan media sosial.

Di samping itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga diminta untuk meningkatkan upaya pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan di lembaga, organisasi keagamaan dan komunitas sosial kemasyarakatan.

Selanjutnya, Yenny meminta Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk mengintegrasikan program pembangunan berbasis desa dengan isu toleransi dan perdamaian.

Sementara itu, Yenny juga merekomendasikan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk memaksimalkan efektivitas program reintegrasi mantan pelaku teroris dan pemberdayaan keluarga mereka.

CNN

SURVEI: MAYORITAS MUSLIM INDONESIA ANTIORMAS RADIKAL, YANG PRO 9%

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Survei nasional menunjukkan muslim Indonesia tak suka terhadap ormas radikal. Bahkan jumlah mereka lebih dari setengah responden.

Ini adalah hasil survei 'Tren Toleransi Sosial-Keagamaan di Kalangan Perempuan Muslim Indonesia' pada Oktober 2017, yang hasilnya dipaparkan di Hotel JS Luwansa, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (29/1/2018).

"Yang pro-ormas radikal ternyata hanya 9 persen," kata Direktur The Wahid Foundation Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman (Yenny) Wahid.

Ini adalah salah satu dari banyak laporan survei, yakni soal dukungan pada ormas radikal. Dukungan terhadap gerakan radikal dinyatakan survei ini juga merupakan sikap empati terhadap radikalisme. Survei ini menggolongkan organisasi radikal sebagai organisasi Islam yang terbukti menggunakan kekerasan dalam mencapai tujuannya, antara lain ISIS, Jamaah Islamiyah Al Qaedah, HTI, FPI, DI/NII, JAD, dan Laskar Jihad.

Muslim yang antiormas radikal sebanyak 51,7 persen, yang tak bersikap sebanyak 39,2 persen, dan yang pro-ormas radikal sebanyak 9,0 persen.

Muslimah yang antiormas radikal sebanyak 49,0 persen, yang tak bersikap sebanyak 40,5 persen, dan yang pro-ormas radikal sebanyak 10,5 persen.

Muslimin yang antiormas radikal sebanyak 54,1 persen, yang tak bersikap sebanyak 38,1 persen, dan yang pro-ormas radikal sebanyak 7,8 persen.

Ternyata dari sini terlihat, lebih banyak muslimah pro-ormas radikal ketimbang muslimin pro-ormas radikal.

Survei dilakukan pada 6 sampai 27 Oktober 2017, melibatkan 1.500 responden laki-laki (50 persen) dan perempuan (50 persen) di 34 provinsi. Teknik yang digunakan adalah multistage random sampling. Margin of error kurang-lebih 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan via wawancara.

Survei dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), didukung oleh UN Women dan Wahid Foundation. Ini adalah bagian dari program UN Women yang didukung pemerintah Jepang bertajuk 'Perempuan Berdaya, Komunitas Damai Indonesia 2017-2018'.

Sebanyak 54,7 persen survei dilakukan di Jawa. Survei juga dilakukan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, dan Bali.

DETIK

SURVEI: MUSLIM INDONESIA DUKUNG PANCASILA UNTUK KEHIDUPAN BANGSA

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Wahid Foundation menggelar survei terkait kehidupan tolerasi dan keagamaan. Hasilnya menunjukan muslim Indonesia sepakat bahwa Pancasila dan UUD '45 baik bagi kehidupan berbangsa.

Hal itu tertuang dari hasil survei "Tren Toleransi Sosial-Keagamaan di Kalangan Perempuan Muslim Indonesia" pada Oktober 2017, di Hotel JS Luwansa, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (29/1/2018).


Dari hasil survei tersebut, mayoritas responden baik laki-laki dan perempuan setuju Pancasila dan UUD 1945 terbaik bagi bangsa Indonesia, yaitu laki-laki sebanyak 84,9 persen dan perempuan sebanyak 79,2 persen.

Survei tersebut dilakukan dalam dua rentang waktu, yaitu Maret-April 2016 serta Oktober 2017. Di dalam survei ini sebanyak 1.500 reponden dilibatkan dengan komposisi 50 persen responden laki-laki dan 50 persen responden perempuan.

Sementara margin of error kurang-lebih 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan melalui wawancara. Sebanyak 54,7 persen survei digelar di Jawa. Selain itu, sisanya dilakukan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, dan Bali.

Dalam survei tersebut juga terlihat bagaimana komunitas LGBT tidak disukai kaum muslimin Indonesia. Pada survei 2016, kelompok LGBT menempati posisi teratas dari 10 kelompok yang tidak disukai, yaitu mencapai 26,1 persen. Disusul komunis sebanyak 16,7 persen responden, dan Yahudi sebanyak 10,6 persen.

Namun, pada survei Oktober 2017, tren kelompok yang tidak disukai berbalik. Komunis berada di rangking atas dengan angka 21,9, LGBT 17,8 persen, dan Yahudi 7,1 persen.

"Ini hubungannya memang kalau kita lihat dengan isu-isu yang dipakai untuk menyerang Presiden Jokowi. Jadi intinya ini hubungannya politik sebenarnya," kata Yenny Wahid dalam paparan hasil survei.

Dalam paparan itu juga diperlihatkan hubungan sosial antara masyarakat Cina dengan kaum muslimin. Meski ada sentimen negatif dengan isu yang menerpa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, namun tidak berpengaruh pada kaum muslimin.

"Walaupun dengan begitu kental retorika yang menghantam Pak Basuki Tjahaja Purnama, retorika anti-Cina ternyata enggak signifikan hasilnya, yakni hanya 0,4 dan 0,7%," tutur Yenny.

LIPUTAN6

Selasa, 30 Januari 2018

ADA TEROR BOM DI KABUL, JOKOWI TETAP KE AFGHANISTAN



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan rombongan tetap melanjutkan kunjungan kerjanya ke Afghanistan meski sempat ada teror bom di Kabul, Sabtu pekan lalu.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan teror tersebut tidak menyurutkan niat presiden Jokowi untuk datang ke Afghanistan. "Ini bagian upaya solidaritas di dunia Internasional apalagi sebagai sesama muslim," katanya di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Senin, 29 Januari 2018.

Menurut rilis dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, presiden dan rombongan bertolak dari Bangladesh menuju Afghanistan pukul 10.20 WIB.

Dalam lawatannya kali ini, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana akan berkunjung ke Istana Presiden Arg. Di sana Presiden Jokowi disambut Presiden Ashraf Ghani.

Selanjutnya Presiden akan mengikuti serangkaian kegiatan kenegaraan, yaitu Tete-a-Tete, pertemuan bilateral dan memberikan pernyataan pers bersama.

Selain itu, presiden akan bertemu dengan High Peace Council (HPC) Afghanistan di Istana Haram Sarai (Wisma Negara). Setelahnya presiden akan mengikuti jamuan santap siang bersama di Istana Presiden Arg.

Sore harinya, presiden akan mengunjungi Istana Darul Aman yang juga menjadi agenda penutup kunjungan Jokowi dan Iriana ke Afghanistan.

TEMPO

BUKAN LAGI MENANTU, SUNAN KALIJAGA PANGGIL TAQY MALIK DENGAN SEBUTAN HINA INI



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Setelah sekian lama menjadi pemberitaan publik karena kasus keributan rumah tangganya.

Kini kabar terbaru dari pernikahan selebgram Salmafina Sunan dan Taqy Malik akhirnya berujung pada gugatan cerai yang resmi dilayangkan oleh pihak Salma.

Sejak awal pernikahan keduanya memang mendapatkan banyak pro dan kontra karena perbedaan latar belakang Salma dan Taqy.

Terlebih lagi kala usia pernikahan mereka kurang dari satu bulan, Taqy yang masih berusia 20 tahun yankin dua tahun diatas Salma pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Mesir.

Hal ini kian memperumit hubungan pasangan muda ini, dimana putri pengacara sensasional Sunan Kalijaga ini kerap mengunggah kegelisahan dan masalah rumah tangganya melalui akun instagramnya @salmafinasunan.

Bukan itu saja, dalam suatu kesempatan Salma yang dikabarkan telah berhijrah dan mengenakan pakaian syar'i semenjak menikah dengan Taqy pun pernah ketahuan mengenakan jeans kala berlibur bersama keluarganya di luar negeri.

Deretan perilaku Salma inilah membuat Taqy tidak tahan setelah sempat beberapa kali melayangkan teguran kepada sang istri hingga akhirnya talak pun dijatuhkan Taqy kala usia pernikahan mereka baru menginjak 2 bulan.

Bukan hanya keduanya saja yang kini bermasalah, rupanya ini juga berujung pada keributan besar antar dua keluarga.

Sang pengacara sensasional pun terang-terangan membela sang anak dan sama halnya dengan Salma, Sunan pun juga sering menuliskan cuitannya melalui instagram @sunan_kalijagash.

Unggahannya inipun kerap membuat banyak netizen menuliskan beragam komentar pedas tentang keluarganya yang disebut dengan drama queen ini.

Kali dalam sebuah komentarnya saat membalas beberapa komentar netizen terungkap panggilan Sunan untuk sang menantu, berikut screenshoot komentarnya yang diunggah dalam akun instagram @igtainment.

"SIAPAPUN ANADA JANGAN SOK TAU... NIH GW KASIH TAU, SAYA DAN KELUARGA TIDAK MAU URUSAN INI MASUK MEDIA TV! TAPI PIHAK PENGACARA SIKENTAKI YANG BLOW UP DI TIPI PANGGIL WARTAWAN.. #sudah #jelas ?".

"alhamdulillah bukanya KARMA tapi ANUGRAH salma GUGAT CERAI si kentaki (emoji) senyum bahagia," tulisnya lagi.

Tak diduga netizen pun memberikan reaksi dan kecaman terhadap ucapan Sunan Kalijaga tersebut.

@meryoktaria : Gimanapun jg kan smpt jadi mantu ya min

@cerrylovia : Mmg gak pernah respect sama sisunan ini, jahat.kentuki pala otakloe.

@ap_nie : Jd makin keliatan siapa yg suka drama #

@ietha_ : Ya Alloh,, baru pertama ngerti mertua model ginian di Publish. Tak tunggu coming soon nya sapa yg mau punya mertua model begini.

@almeiraaisha : Kok bahasanya gitu amat ya.. pengacara kan biasanya bahasanya intelek.. ah sudahlah..lanjut nyimak

@irma_febryanaa : Astaghfirullah

@hazzelimee : Tutur kata dan tingkah mu MENGGAMBARKAN kepribadian mu..dah gitu ajah

@ninik_ananta : Dg menjelek2 kan org lain tak membuat dirimu mulia pak!!!!!!

@anamulyana313 : Sudah berumur tp ngmongnya astagfirullah

@hasna_khaira : Pak pengacara koq gt sih nyebut mantan mantunya

TRIBUNSUMSEL

HINA KETUA PBNU DI MEDSOS, NAHDIYIN MUDA SUKABUMI ANCAM JEMPUT PAKSA PEMILIK AKUN INI



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Nahdiyin muda Sukabumi yang terdiri dari beberapa Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU) Kota dan Kabupaten Sukabumi meminta pemilik akun facebook Nursiami Rahmat minta maaf secara resmi terkait pernyataan yang dinilai menghina Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.


Pernyataan Nursiami Rahmat yang diposting pada Jumat (26/1/2018). Nursiami Rahmat, memposting foto Ketua PBNU yang sedang dirawat dengan memakai kata-kata "Said Aqil Siradj terlantarkan sakit membujur tak berdaya TERAPI YANG COCOK BUAT DOI YA ??? Mohon masukannya bro wa sista.
Tak ayal, postingan tersebut menuai komentar-komentar lainnya yang dinilai Nahdiyin Muda tidak etis dan menghina ulama.


"Kami mendesak kepada pemilik akun yang bersangkutan untuk meminta maaf secara resmi dengan menggunakan video atau dengan surat bermaterai yang dikirim langsung kepada Kyai Said Aqil Siradj. Serta, pemilik akun harus meminta maaf kepada kyai-kyai yang ada di Sukabumi dengan menggunakan surat terbuka," tegas pengurus Nahdiyin Muda Sukabumi, Daden Sukendar, kepada sukabumiupdate.com, di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi, Senin (29/01/1/2018).


Nahdiyin Muda Sukabumi memberikan waktu selama dua kali dua puluh empat jam kepada pemilik akun untuk meminta maaf secara resmi, jika pemilik akun tidak meminta maaf dipastikan akan di jemput paksa ke rumahnya.


"Jika pemilik akun tidak meminta maaf dalam jangka waktu 2 kali 24 jam, terhitung mulai hari ini, kami akan menjemput paksa ke rumahnya dan memproses secara hukum," tambah Ketua Nahdiyin Muda Sukabumi, Wingwing Suhendar.
Wingwing menegaskan hal ini dilakukan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, kepada siapapun terutama kepada para Kyai.


"Kami sudah menyimpan data lengkap pemilik akun, jadi kita saat ini menunggu niat baik pemilik akun saja, kalau tidak ada permohonan maaf kami akan proses," katanya.
Sementara, saat sukabumiupdate.com mencoba mengkonfirmasi hal tersebut, akun yang bersangkutan sudah dihapus.


KUMPARAN

BANSER SETIA JAGA KIAI UMAR BASRI DI RS AL-ISLAM



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Tanpa henti, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Bandung setia mengawal dan menjaga Ajengan Umar Basri di Rumah Sakit (RS) Al-Islam, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Sabtu, Ahad, dan Senin (28/1) malam ini. Sebagaimana diketahui, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah Santiong, Cicalengka itu mengalami penganiayaan oleh sesorang selepas Shalat Subuh, Sabtu (27/1) lalu.

"Alhamdulillah sudah dua malam ini, nonstop 10 personel Banser NU senantiasa menjaga kiai di Al-Islam ini," ucap Komandan Satkoryon Rancasari Wawan Setiawan.

Ia mengatakan, tidak ada duka sama sekali dalam menjaga kiai karena menjaganya merupakan panggilan nurani.

"Menjadi Banser NU untuk menjaga ulama itu adalah panggilan nurani from the bottom in my heart," ujarnya.

Wawan berharap, agar Kiai Umar segera sembuh dan dapat segera beraktivitas kembali di pondok pesantrennya serta untuk pelaku penganiayaan agar cepat bertaubat.

Ia menegaskan, dirinya dan personel Banser NU lainnya akan senantiasa mengawal proses penyembuhan Kiai Umar sampai tuntas.

"Kita akan berada di tempat ini sampai Pak Kiai sembuh dari penderitaan yang beliau alami," pungkasnya.

NUONLINE

HINA ANAK AUTIS, WANITA BERJILBAB INI HARUS MINTA MAAF DI FACEBOOK, DOA NETIZEN NGERI



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya.

Namun, kondisi mereka tak selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik.

Yang termasuk ke dalam ABK antara lain adalah anak penyandang tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, kesulitan belajar, gangguan prilaku, anak berbakat, dan anak dengan gangguan kesehatan seperti autisme.

Autisme bukanlah penyakit kejiwaan karena ia merupakan suatu gangguan yang terjadi pada otak.

Gangguan ini menyebabkan otak tidak dapat berfungsi selayaknya otak normal.

Sehingga hal ini termanifestasi pada perilaku anak penyandang autisme.

Karena karakteristik dan hambatan yang dimilki, anak berkebutuhan khusus biasanya tidak dapat bersosialisasi secara setara.

Sudah sewajarnya jika kita berusaha untuk memahami kondisi anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

Namun hal berbeda dilakukan oleh seorang wanita berikut ini.

Dilansir Grid.ID dari akun Facebook Deassy Wulandari, ia mengunggah sebuah video berisi permintaan maaf dirinya.

Rupanya video tersebut ia unggah sebagai permohonan maaf atas status Facebooknya.

Sebelumnya, ia mengunggah postingan yang berbunyi:

Masih terbayang dikira itu org 1 pesawat sama kita, alhamdulilah ternyata ngga.. Karna klo 1 pesawat pasti terganggu banget penumpang yg lainnya jg (terutama dgn anak sy)!!. #Nauzubillahminzaliq #AnakidiyotBerisikGaJelas #AnakAutisBikinSakitKepala #NGOCEH2GAJELAS!! *AstaghfirullahHalAdzim(khilaf)."
Unggahannya tersebut rupanya membuat netizen geram dan menghujat dirinya.

Atas kesalahannya itu, ia lalu mengunggah video berdurasi 1 menit 32 detik berisi permintaan maafnya.

Dalam video Deassy terlihat menangis sambil memohon untuk dimaafkan.

Video yang diunggah pada Senin (29/1/2018) itu telah ditayangkan lebih dari 13 ribu kali.

Video tersebut juga mendapat beragam respon Netizen.

"Oalah mbak sampean iki ayu loh.. tp sayang jahat banget ngehina seorang anak autis lain kali yg bijak ya mbak klo bikin status biar ga nyakitin orang.." tulis akun Sofia Pareira.

"Jahat baget jadi orang, semoga anda dan anak anda tdk mengalami hal yang sama..," tulis akun Papanya Rvz.

"Saya punya anak special need mbaa...saya memang tersinggung, hati-hati dengan ucapan, dan sangat membekas semoga tidak mengulanginya yaa..."

"Coba kalau kejadian ini menimpa anak mba, protes juga kaaan!," ujar Yulia Indriani.

"Permintaan maaf kayanya gak tau diterima apa gak."

"Tapi dia sdh dilaporkan oleh komunitas autis, dilaporkan ke cyber crime."

"Kalo tdk minta maaf secara live dlm 2x24 Jam, akan dituntut jalur hukum..menurut info," tulis Shinta Agustina.

"Ga perlu minta maaf....anda sudah terlanjur menyakiti hati ribuan ibu seperti kami yg mempunyai anak abk..."

"Semoga Allah membalas dan anda dapat merasakan seperti apa menjadi kami.....," tulis Adhe Ruhudin.

TRIBUNJAMBI

FRONT JIHAD ISLAM BUBARKAN PAKSA BAKSOS GEREJA KATOLIK ST PAULUS PRINGGOLAYAN



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Ormas Front Jihad Islam (FJI) membubarkan paksa acara bakti sosial yang diselenggarakan Gereja Katolik Santo (St) Paulus Pringgolayan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (29/1). FJI menuding acara bakti sosial untuk memperingati catur windu (32 tahun) Gereja Katolik Santo Paulus berlangsung sejak pagi hari ini dituduh sebagai upaya melakukan Kristenisasi.

Ketua FJI Yogyakarta Abdurrahman menyatakan bakti sosial yang dilakukan oleh Gereja Katolik Santo Paulus ini sebagai upaya Kristenisasi. Oleh karena itu ia menggerakkan ratusan laskarnya yang ada di Bantul, Sleman dan Yogyakarta untuk melakukan tindakan amar ma’ruf nahi munkar. Tindakan pembubaran ini sebagai bagian jihad melawan orang-orang kafir.

Dua hari sebelumnya atau Sabtu (27/1) Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Suharsono mengunjungi Gereja Katolik Santo Paulus Pringgolayan Banguntapan, Bantul guna meresmikan gereja yang baru direnovasi. “Manusia sebagai objek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan, dan keserasian hidup antarmanusia dengan yang lainnya,” katanya di sela peresmian Paroki Santo Paulus Pringgolayan Banguntapan di Bantul, Sabtu (27/1/2018) malam.

Ia menyatakan kerukunan umat beragama harus ditumbuhkan di seluruh Bantul. “Kondisi itu juga menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup umat beragama. Jadi, saya harapkan kita yang berada di tengah lingkungan masyarakat harus menjaga kerukunan umat beragama,” katanya.

Suharsono juga mengatakan, semua agama yang diakui legalitasnya harus dilindungi dari berbagai bentuk ancaman dan gangguan. “Agama yang diakui legalitasnya wajib kita lindungi itu harapan saya. Saya sudah komitmen sama Kapolres (Kepala Kepolisian Resor), manakala ada yang mengganggu silakan laporkan ke polsek maupun polres untuk ditindaklanjuti. Saya, atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul, mengucapkan selamat atas peresmian Paroki Santo Paulus Pringgolayan di Gereja Santo Paulus Pringgolayan, setelah sebelumnnya digelar Perayaan Ekaristi,,” katanya.

Gereja Katolik ini beralamat di Jalan Wulung No.8, Pringgolayan, Banguntapan, Bantul. Gereja ini dibangun pertama kali pada hari Sabtu Pahing, 25 Januari 1986, yang juga dirayakan oleh Gereja sebagai Hari peringatan pertobatan Santo Paulus, dijadikan sebagai tonggak sejarah diresmikannya bangunan Gereja. Peresmian tersebut dilakukan dengan penandatanganan prasasti sinengkalan ”Rasa Angesti Luhuring Widi” (1986) oleh Bupati Kabupaten Bantul, Bapak Murwanto Suprapto bersama Bapak Uskup Agung Semarang, Mgr. Yulius Riyadi Darmaatmaja, SJ. Sore harinya diadakan misa perdana yang dilakukan oleh Bapak Uskup dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh dalang Ki Timbul Hadiprajitno dengan lakon ”Mbangun Candi Saptorenggo”.

INDEPENDENSI

Senin, 29 Januari 2018

POLIS TANGKAP TERSANGKA PENGANIAYA KH UMAR BASRI



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap pria berinisial A (50 tahun) yang diduga sebagai pelaku penganiayaan KH Umar Basri, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Lokasi penangkapan pelaku pelaku penganiayaan KH Umar Basri tak jauh dari lokasi kejadian. Dan hanya hitungan jam, alhamdulillah kami berhasil menangkap pelaku," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/1). Penangkapan pelaku A terjadi di musala Al Mufathalah Cicalengka, yang berjarak sekitar dua kilometer dari Ponpes Al Hidayah.

Kapolda menjelaskan, sebelum menangkap terduga pelaku, polisi memeriksa enam saksi yang ikut salat subuh berjamaah bersama KH Umar Basri di Masjid Al Hidayah. Dari keterangan salah satu saksi berinisial T, saksi melihat ciri-ciri fisik terduga pelaku penganiayaan. Berdasar keterangan itulah pelaku berhasil ditangkap.

“Setelah ditangkap, pelaku mengakui semua perbuatannya dalam hal ini menganiaya korban. Selain itu kami juga mengecek tangan pelaku, ternyata ada bekas luka dan dari hasil visum dokter menguatkan bahwa di tangan pelaku terdapat luka memar,” kata Kapolda. Pelaku penganiayaan KH Umar Basri dapat dikenakan pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.

Wakil Ketua PBNU Pusat Eman Suryaman mengapresiasi tindakan cepat dan tegas pihak kepolisian sebab dalam hitungan jam berhasil menangkap terduga pelaku penganiayaan KH Umar Basri.

Terduga pelaku A asal Garut, pada Sabtu (27/1), sekitar pukul 05.10 WIB, menunggu korban selesai wirid di Mesjid Al Hidayah Kampung Santiong, Desa Cicalengka. Setelah selesai, korban bertanya kepada pelaku “Saha anjeun? Anda siapa?" Pelaku kemudian menjawab. "Saya orang sini, kamu berani sama saya?"

Saat itu juga pelaku langsung menganiaya korban menggunakan kayu alas kaki untuk adzan. Korban dipukul di bagian perut satu kali dan ke arah kepala dua kali. Selesai menganiaya korban, pelaku lari keluar masjid.

Setelah ditangkap polisi, dari tangan terduga pelaku polisi menyita kayu alas kaki untuk adzan. Sementara pelaku saat ini sedang mengalami pemeriksaan kejiwaan di RS Sartika Asih.

CNN

AWAS MACET! DRIVER TAKSI ONLINE AKAN DEMO DARI IRTI-ISTANA PAGI INI

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Hari ini sopir taksi online akan menggelar aksi demo di depan Istana Negara. Aksi itu digelar untuk meminta Presiden Jokowi mencabut Permenhub 108 2017.

"Rencana kita adalah kumpulnya di IRTI Monas, targetnya 5000 massa atau driver online dari semua aplikasi," kata Koordinator Forum Komunikasi Pengemudi Online (FKPO) Aries Rinaldy, saat dihubungi detikcom Mingggu (28/1/2018).

Ia menargetkan aksi tersebut akan diikuti 5000 massa taksi online. Ia mengatakan peserta mulai berkumpul pada pukul 08.00 WIB di lapangan IRTI Monas.

Nantinya mereka akan long march dari IRTI Monas hingga Istana Negara. Aksi demo tersebut digelar untuk meminta Jokowi mencabut Permenhub 108 2017.

"Nanti titik kumpul di IRTI, nanti dari sana ke di Istana. Sasaran kita Presiden untuk mendengarkan aspirasi driver online dan meminta agar presiden Jokowi untuk memerintahkan Kemenhub mencabut Permenhub," kata pria yang juga koordinator Aliansi Nasional Driver Online (Aliando).

Ia menyebut ada perwakilan peserta dari daerah lain yang datang. Misalnya datang dari Bogor dan daerah Jawa Barat lainnya.

"Mereka sudah mengirimkan perwakilan melalui beberapa komunitas untuk turun ke Jakarta. Contohnya daerah Bogor, Cimahi, Bandung, Padalarang, kota yang sudah banyak drivernya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan justru aturan itu untuk melindungi taksi online karena memiliki badan hukum. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengaku prihatin masih ada kelompok yang tidak menerima PM 108/2017. Aturan itu mengatur tentang angkutan sewa khusus, menurutnya jika tidak diatur dapat berakibat angkutan online menjadi ilegal.

"Mereka tidak paham atau tidak mau paham, sebab aturan ini sudah jelas akan melindungi pengemudi atas kondisi saat ini," kata Budi, dalam keterangannya, Minggu (28/1/2018).

Budi menambahkan sebelumnya ketika PM 26 Tahun 2017 mulai diberlakukan kondisi mulai kondusif. Namun ketika PM tersebut dicabut, keberadaan angkutan sewa khusus menjadi tidak jelas.

DETIK

PELAKU SEKS GAY DEPOK SENGAJA BUAT VIDEO PORNO UNTUK PROMOSI

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Aparat Polres Depok hingga kini terus mendalami kasus prostitusi gay di pusat kebugaran wilayah Sawangan, Kota Depok. Polisi memastikan RD alias Danil satu dari dua tersangka yang diringkus merupakan penyebar video porno penyuka sesama jenis.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Minggu (28/01/2018), kepada polisi tersangka mengaku sengaja membuat sekaligus menyebarkan video untuk mempromosikan dirinya kepada peminat hubungan sejenis melalui media sosial. Danil diketahui sebagai pekerja seks komersial di kalangan homoseksual.

"Dia memiliki motif membuat video rekaman bersama pasangannya itu untuk dimuat di media sosial, sekaligus itu sebagai alat promosi dia sebagai PSK gay dengan memasang tarif," kata Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Putu Kholis Aryana.

Selain telah memeriksa lebih dari lima saksi, polisi kini masih menyelidiki sejumlah barang bukti yang disita dari kamar kos tersangka. Polisi mencurigai kemungkinan jumlah tersangka bertambah.

‎Terbongkarnya prostitusi gay berkedok tempat kebugaran juga pernah terjadi di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 21 Mei 2017. Dari penggerebekan dalam ruko berlantai tiga itu, polisi mengamankan 10 orang.

Maraknya pengungkapan kehidupan homoseksual menunjukkan kelompok ini semakin berkembang dan kian memprihatinkan.

Kasus pesta seks gay merupakan penyimpangan sosial yang meresahkan masyarakat. Diperlukan ketegasan hukum untuk mengawasi tindakan sejenis agar tidak terulang.

LIPUTAN6

AKTIVIS 98 SIAP MENANGKAN TB HASANUDDIN-ANTON CHARLIYAN

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Dukungan kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat TB Hasanuddin - Anton Charliyan (Hasanah) yang disusung PDIP terus berdatangan, salah satunya dari Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Willy Prakarsa. Bahkan ia menginstruksikan kepada basisnya untuk memberikan dukungan kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat TB Hasanuddin - Anton Charliyan di Pilkada Serentak 2018.

"Kita gerilya untuk menangkan TB Hasanuddin-Anton Charliyan di Pilgub Jabar," kata Willy kepada wartawan di Bandung, Sabtu (27/1/2018).

Menurut dia, pasangan Hasanah tersebut layak didukung oleh publik Jawa Barat lantaran keduanya sudah teruji dalam integritas personal, mulai dari rekam jejaknya tanpa catatan hitam moralitas. Ia menilai mantan Kapolda Jawa Barat itu diakui bakal diberikan dukungan penuh dari publik Priangan dan dipastikan memiliki jaringan-jaringan ormas nasionalis. Bahkan hubungan dekat dengan ormas agama dan pondok pesantren di wilayah Jawa Barat.

"Kami yakin generasi milenial zaman now di Jawa Barat akan memberikan dukungan kepada TB Hasanuddin dan Anton Charliyan," ungkap Willy.

Willy pun mengaku tak ragu untuk menyatakan dukungan penuhnya kepada kedua pasangan tersebut yang merupakan sosok pemimpin asli Jawa Barat dan sudah sepantasnya publik Tanah Pasundan memberikan dukungan penuh kepada mereka.

"Kekuatan Pesantren di wilayah Jawa Barat sudah pastinya memberikan dukungan kepada beliau (TB Hasanuddin - Anton Charliyan) untuk menjadi pemimpin Jabar," ujar Willy.

Bagi Willy, kedekatan Anton Charliyan dengan para ulama di Jabar sudah terbukti dikenal luas masyarakat Tanah Pasundan. Bahkan, Anton Charliyan, sudah merupakan bagian dari keluarga besar santri. "Mudah-mudahan diberi kemudahan oleh Allah dan jadi orang terpilih untuk membangun Jabar,” tutur Willy

Lebih lanjut, Willy menuturkan keduanya adalah representasi miniatur Indonesia yakni ber-Bhinneka Tunggal Ika, gotong royong, nyunda dan nyantri, yang silih wawangi, silih asah, asih, dan asuh.

"Jika pasangan ini dipercaya untuk memimpin Jawa Barat, insya Allah Bumi Priangan akan terjaga keamanan dan ketertibannya. Bangkit daerahnya dan sejahtera rakyatnya," pungkasnya.

WARTAEKONOMI

EGGY SUDJANA TERKENA SERANGAN JANTUNG USAI JUMPA PERS KEPULANGAN RIZIEQ

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Pengacara kondang Eggy Sudjana terkena serangan jantung ringan tak lama setelah jumpa pers kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia. Eggy mendapatkan perawatan di RS Harapan Kita.

Sabtu siang Eggy Sudjana hadir di Masjid Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, menggelar jumpa pers bersama Persaudaraan Alumni 212. Eggy menyampaikan rencana kliennya yang akan kembali pulang ke Indonesia pada 21 Februari 2018 mendatang.

Dalam kesempatan itu, dia meminta kepada Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar kliennya tidak ditangkap saat kembali ke Indonesia, karena hingga saat ini Habib Rizieq masih berstatus tersangka dalam kasus chat mesum dengan muridnya, Firza Husein.

Dia pun mengimbau jika Presiden Jokowi inginkan kedamaian, maka kepulangan HRS haruslah aman, tidak ada penangkapan. Pasalnya, dia mengklaim sekira 5 juta pendukung Habib Rizieq akan ikut menjemput kepulangan imam dan pendiri Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

Daeng Wahidin, teman dekat Eggy Sudjana mengungkapkan, temannya itu terkena serangan jantung ringan saat hendak ke Bandara Soekarno-Hatta untuk bertolak ke luar kota.

Tapi saat ini kondisinya sudah lebih baik, karena sudah mendapat penanganan dari dokter rumah sakit.

ORANYENEWS

PENGACARA RIZIEQ SHIHAB KENA SERANGAN JANTUNG

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Pengacara Muhammad Rizieq Shihab, Eggi Sudjana dikabarkan terkena serangan jantung. Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018).

"Iya, iya di Rumah Sakit Harapan Kita, sudah ditangani sama tim dokter, kondisinya juga sudah membaik. Hanya kelelahan saja," ujar Daeng Wahidin saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (27/1/2018).

Daeng yang merupakan orang dekat Eggi mengatakan, Eggi kelelahan karena mengikuti beberapa aktivitas sepanjang hari ini.

Menurut Daeng, Egi dilarikan ke rumah sakit sesaat sebelum hendak pergi ke luar kota sekitar pukul 18.30 WIB.

"Ya dari kemaren ikut Munas Persaudaraan Alumni 212 di Bogor, terus maju, turun di acara JIS, konferensi pers alumni-alumni 212, lanjut lagi, mau ke arah bandara tadi itu," terang dia.

Menurut Daeng, kondisi Eggi Sudjana kini sudah lebih baik lantaran langsung ditindak oleh tim dokter RS Harapan Kita.

"Sudah-sudah mendingan. Iya-iya begitulah (sudah sadar)," kata dia.

LIPUTAN6

Minggu, 28 Januari 2018

SEBELUM MENGHAJAR KH UMAR BASRI, TERSANGKA TERIAK: DISINI SEMUA CALON PENGHUNI NERAKA SEMUA!




Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Pada hari sabtu (27-01-2018) pukul 05.30 terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap KH. Umar Basri (Alias Ceng Emon/mama santiong). Pelaku diketahui seorang laki-laki yang identitasnya belum teridentifikasi dengan ciri ciri berpakaian kemeja levis dan memakai sarung.

Tersangka awalnya mengikuti sholat berjama’ah shubuh di Mesjid Al-Hidayah. Kemudian setelah sholat berjama’ah selesai para jama’ah keluar dari mesjid, korban (Pangersa Mama) dan tersangka masih berada di Mesjid, lampu masjid dimatikan oleh santri seperti biasa.

Dalam kondisi gelap dan kyai Umar Basri sedang baca wirid khusus tiba-tiba tersangka langsung menyerang, memukul bertubi tubi, menggunakan tangan kosong.

Sebelumya pelaku menendang kotak penyimpanan amplifier sambil berkata “ini pinarakaeun (ini alat menuju neraka)” sambil dikatakan berulang-ulang, dan tersangka berkata lagi “Nu didiyeu punarakaeun kabeh (Yang disini semua calon penghuni neraka semua)”.

TKP: Mesjid Al-Hijdayah Kp. Santiong RT 04/RW 01, Ds. Cicalengka Kulon Kec. Cicilengka Kab. Bandung.

Waktu: sabtu, 27-01-18 sekitat pukul 05.30

Peristiwa: Penganiayaan Korban: N: KH. Umar Basri Bin KH. Syuhrowardi U: 60 Th P: Pengasuh Pesantren Al-Hidayah

A: TKP Pelaku: Masih dalam penyelidikan, Seorang laki2 blm diktahui identitasnya, dengan ciri pakai kemeja levis (biru)

Saksi:

1.N: Endik U: Kab Ciamis 19-09-1960 P:Buruh A: Kp. Santiong Rt 03/Rw 01 Ds. Cicalengka Kulon.

2.N: Engkos U: 50 Th P: Swasta

A: Kp. Tenjolaya Rt 03/Rw o3 Ds. Tenjolaya.

Modus: Tersangka memukul korban yang sedang duduk wiridan membabi buta dengan tanpa masalah.

Lain-lain: Korban mengalami luka-luka dibagian kepala dan muka dan telah dilarikan ke RS. AMC Cileunyi.

Demikian kronologi kejadian penganiayaan KH :KH. Umar Basri yang diketik ulang oleh Gus Muhammad Yafie Mursyidi

ARRAHMAH

PBNU DESAK POLISI SEGERA TANGKAP PELAKU PENGANIAYAAN KH EMON UMAR BASRI

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta kepolisian segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hiadayah Santiong, KH Emon Umar Basyri (60). Pelaku penganiayaan itu pun harus segera dihukum atas perbuatannya.

"Saya meminta Kepolisian secepatnya mengungkap kejadian ini, sehingga pelakunya harus tertangkap dan juga mendapat hukuman yang setimpal," ujar Ketua Lembaga Dakwah PBNU Maman Imanulhaq kepada SINDOnews, Sabtu (27/1/2018).

Anggota Komisi VIII DPR ini juga merasa prihatin atas kasus penganiayaan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hiadayah Santiong, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung tersebut. Dia juga meminta seluruh masyarakat waspada agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

"Bahwa ada sekelompok orang yang melakukan tindakan-tindakan kekerasan sampai ada korban, kepada orang yang mungkin salah sasaran. Sekali lagi, harus diungkap secara serius dan berani," pungkas legislator asal Jawa Barat ini.

SINDONEWS

BANSER JABAR MINTA POLISI TANGKAP PELAKU PENGANIAYAAN MAMA SANTIONG 1X24 JAM



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Komandan Satuan Koordinasi Wilayah (Dansatkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Barat, Yudi Nurcahyadi mengultimatum piha Kepolisian untuk segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap KH Umar Basri atau akrab dipanggil Ceng Emon atau Mama Santiong dalam waktu 1×24 jam.

Pasalnya penganiayaan tersebut selain kejahatan sadis juga telah melecehkan Ulama yang menimpa Pimpinan Ponpes Alhidayah Cicalengka Bandung.

“Kami Banser Jawa Barat mengultimatum Kepolisian RI untuk segera menangkap pelaku dalam waktu 1×24 jam. Kalau tidak, mulai besok Minggu, 28 Januari 2018, kami Ansor dan Banser se-Jawa Barat yang akan bergerak sendiri mencari pelaku,” kata Yudi, Sabtu, 27 Januari 2018.

Menurut Yudi, Banser percaya Kepolisian akan sigap mengungkap motif termasuk menangkap pelaku. Dan segera ungkap ke publik agar tidak terjadi opini yang bisa dipolitisir penunggang tak bertanggung jawab.

“Apalagi sedang dalam tahapan Pilgub Jabar 2018. Kalau tidak cepat, sigap dan tepat, penganiayaan terhadap Ulama kami ini bisa digoreng ke hal yang menjurus politis,” ujarnya.

Yudi pun mengintruksikan kepada seluruh PC Ansor dan Banser se-Jawa Barat agar melakukan konferensi pers di Kota Kabupaten yang isinya mengultimatum Kepolisian Resort masing-masing untuk bergerak cepat mengungkap dan menangkap pelaku penganiayaan Mama Santiong.

“Setiap konferensi pers, wajib dikawal 30 personil Banser,” ucapnya.

Sebelumnya sekitar pukul 05.30 di Masjid Alhidayah Popes Alhidayah Cicalengka Bandung terjadi penganiayaan terhadap Pimpinan Ponpes yakni KH Umar Basri atau akrab dipanggil Ceng Emon atau Mama Santiong yang sedang “wiridan” didalam Masjid.

Pelaku diduga memukul KH Umar dengan membabi buta sampai korban dilarikan ke Rumah Sakit AMC Cileunyi Bandung.

JABARNEWS

KEKERASAN ULAMA DI CICALENGKA, ANSOR DAN BANSER SIAP SISIR PELAKU



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Tindakan penganiayayan terhadap ulama yang terjadi di Cicalengka tepatnya kepada KH Umar Basri Pondok Pesantren Al-Hidayah oleh pihak tidak dikenal membuat Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung, Jawa Barat merasa prihatin.

Hal itu diungkapkan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung, Hasan (38). Dalam pernyataannya, ia menilai bahwa tindakan menganiaya manusia, apalagi itu seorang ulama adalah perbuatan keji.

"Saya mengutuk aksi kekerasan tersebut, karena kami GP Ansor sangat menghargai ulama, bahkan Banser bertugas mengawal mereka," ujar Hasan setelah menjenguk korban.

Hasan mendorong pihak keamanan harus cepat melakukan pencarian pelaku. Ia menyatakan, jika kasus ini terlambat dicari, GP Ansor dan Banser akan bergerak menyisir.

"Kami menyerukan kepada aparat kepolisian untuk mengusut pelakunya sampai dapat dalam 1 x 24 jam. Kalau tidak tertangkap, kami akan bergerak mengintruksikan Ansor dan Banser se-Kabupaten Bandung," ucapnya.

Kronologi kejadian

Pada Sabtu, (27/1) pukul 05.30 WIB terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap KH Umar Basri (Alias Ceng Emon/Mama Santiong). Pelaku diketahui seorang laki-laki yang identitasnya belum teridentifikasi dengan ciri-ciri berpakaian kemeja levis dan memakai sarung.

Pelaku awalnya mengikuti sholat berjamaah shubuh di Mesjid Al-Hidayah. Kemudian setelah sholat berjamaah selesai para jamaah keluar dari mesjid, korban (Pangersa Mama) dan pelaku masih berada di masjid. Lampu masjid dimatikan oleh santri seperti biasa.

Dalam kondisi gelap dan Kiai Umar Basri sedang membaca wirid khusus, tiba-tiba pelaku langsung menyerang, memukul bertubi-tubi, menggunakan tangan kosong.

Sebelumya pelaku menendang kotak penyimpanan amplifier sambil berkata-kata dalam bahasa Sunda, “ini pinarakaeun (ini alat menuju neraka)”. Sambil dikatakan berulang-ulang, dan tersangka berkata lagi, “nu didiyeu punarakaeun kabeh (yang di sini calon penghuni neraka semua)”.

NUONLINE

INI KRONOLOGI PEMUKULAN KH UMAR BASRI DIDALAM MASJID

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

KH Umar Basri dianiaya di dalam masjid Al-Hiadayah Santiong, Kampung Sentiong, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/1/2018) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kiyai yang akrab disapa Ceng Emon itu ditinju dan ditendang berkali-kali hingga babak belur. Wajahnya memar dan hidungnya mengeluarkan banyak darah. Kiyai berusia 60 tahun itu sempat tak sadarkan diri.

Siapa yang pukul KH Umar Basri dan bagaimana kejadiannya? Saksi mata menceritakan bahwa kiyai sepuh itu dipukul orang tak dikenal.

Saksi menceritakan kronologi pemukulan KH Umar Basri. Awalnya, pengasuh Pesantren Santiong Cicalengka itu melaksanakan ibadah shalat Subuh bersama para santri. Pelaku juga diduga ikut melaksanakan shalat Subuh berjamaah.

Setelah selesai shalat Subuh, para santri meninggalkan masjid. Hanya KH Umar Basri yang tinggal di dalam masjid bersama pelaku.

Saat itu, Ceng Emong sedang duduk wirid atau berzikir seusai melaksanakan salat Subuh berjamaah. Suasana di dalam masjid saat penganiayaan terjadi sedang sepi, karena seluruh santri telah kembali ke pondok masing-masing setelah salat Subuh.



KH Umar Basri kemudian melakukan zikir. Selanjutnya lampu dimatikan. Tiba-tiba Umar Basri diserang pria tak dikenal. Ia ditinju dan dipukul berkali-kali.

Pukulan tangan kosong bertubi-tubi mengarah ke wajah sang kiai. Pelaku juga menendang kotak di dalam masjid.

“Pelaku menendang kotak kayu tempat azan. Sambil mengatakan ieu mah pinerakaeun, nu di dieu mah pinerakaeun kabeh (ini mah neraka, yang di sini neraka semua,” jelas saksi di Masjid Al Hidayah yang enggan disebutkan namanya.

Pemukulan Umar Basri membuat para santri geger. Mereka lantas membawa sang kiyai ke Rumah Sakit (RS) Cicalengka. Selanjutnya, KH Umar Basri dipindahkan ke RS Al Islam Bandung.

Kini, kondisi Umar Basri, berangsur membaik, meski sempat mengalami kritis dan tak sadarkan diri setelah dianiaya.

Kapolsek Cicalengka Kompol Asep Gunawan mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari barang bukti, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Pelaku belum diketahui identitasnya, masih dikejar. Unit Reskrim Polsek Cicalengka dibantu Satreskrim Polres Bandung dan Ditreskrimum Polda Jabar bekerja sama untuk mengungkap kasus ini,” ucap Asep.

FAJAR

SEDANG BERZIKIR, PENGASUH PONPES SANTIONG KH EMON DIANIAYA ORANG TAK DIKENAL

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Kabar duka datang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hiadayah Santiong, Kampung Sentiong RT 04/01, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. KH Emon Umar Basyri (60) yang akrab disapa Ceng Emon, pengasuh Pesantren Santiong Cicalengka, dianiaya orang tak dikenal pada Sabtu (27/1/2018) sekitar pukul 05.30 WIB.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, penganiayaan itu terjadi di Masjid Al-Hidayah, Pesantren Santiong. Saat itu, Ceng Emong sedang duduk wirid atau berzikir seusai melaksanakan salat Subuh berjamaah. Suasana di dalam masjid saat penganiayaan terjadi sedang sepi, karena seluruh santri telah kembali ke pondok masing-masing setelah salat Subuh.

Akibat penganiayaan itu korban Ceng Emon mengalami luka serius, hidung patah dan tengkorak kepala retak. Bahkan korban sempat tak sadarkan diri. Oleh para santri, KH Emon dibawa ke RS AMC Cileunyi lalu dirujuk ke ke UGD Al Islam Bandung, Jalan Soekarno-Hatta.

Kerabat korban, Fauzie menuturkan, peristiwa penganiayaan terjadi begitu cepat. Pelaku bukan santri, melainkan orang tak dikenal. "Pelaku memukul dengan tangan kosong Posisi Pak Kiai (KH Emon) tengah duduk bersila. Saya berharap kasus ini segera terungkap dan pelaku cepat tertangkap," tutur Fauzie.

Kondisi KH Emon Umar Bisri, ungkap Fauzie, berangsur membaik, meski sempat mengalami kritis dan tak sadarkan diri setelah dianiaya. "Kami mengutuk kejadian ini dan meminta polisi segera menangkap pelaku," ungkap Bendahara PC NU Kabupaten Bandung ini.

Kapolsek Cicalengka Kompol Asep Gunawan mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Anggota Polsek Cicalengka dan Unit Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Polres Bandung telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari barang bukti, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

"Pelaku belum diketahui identitasnya, masih dikejar. Unit Reskrim Polsek Cicalengka dibantu Satreskrim Polres Bandung dan Ditreskrimum Polda Jabar untuk mengungkap kasus ini," kata Asep.

SINDONEWS

Sabtu, 27 Januari 2018

WIRANTO JAMIN PLT GUBERNUR DARI POLRI NETRAL



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menjamin netralitas perwira tinggi Polri, yang ditunjuk menjadi pelaksana tugas (plt) gubernur untuk mengisi kekosongan pimpinan pada Pilkada 2018.

"Iya, (jaminan netralitas) harus ada. Mereka ini sebagai misi untuk mengamankan pilkada. Itu kan tidak dianjurkan berpihak tapi justru netral. Jadi enggak usah khawatir," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, mantan Panglima TNI ini menuturkan para plt gubernur dari Polri tersebut dapat diusut, jika kelak dalam kepemimpinannya menunjukkan sikap-sikap yang berpihak.

"Pejabat ini kan ada sumpahnya. Kalau memang enggak netral ya tangkap saja," tambah dia.

Penunjukkan dua perwira tinggi Polri oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu, kata Menko Polhukam, sebelumnya telah dikoordinasikan dengan kementeriannya.

"Nanti juga dari Kementerian Polhukam akan ada yang dikirim sebagai Plt Gubernur. Terserah Pak Tjahjo mau ditempatkan di mana," ucap Wiranto.

Dua perwira tinggi Polri yang ditunjuk sebagai plt gubernur adalah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Martuani Sormin, yang akan menjabat Plt Gubernur Sumatera Utara

Selanjutnya adalah Asisten Kapolri bidang Operasi Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan, yang akan menjadi Plt Gubernur Jawa Barat.

ANTARA

ALASAN KEMENDAGRI TUNJUK DUA JENDERAL POLRI JADI PLT GUBERNUR



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Kekurangan personel setingkat pejabat tinggi eselon I di internal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi alasan utama dua jenderal Polri diusulkan menjadi pelaksana tugas (plt) gubernur di Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arief M Edie mengatakan, semua plt gubernur tidak mungkin diambil dari pejabat tinggi Kemendagri.

"Adanya keterbatasan SDM, dan Pak Menteri sudah berkoordinasi di tingkat pusat dimungkinkan bisa diisi komponen lain, seperti polisi yang mengusulkan dua pejabat tingginya," kata Arief di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jumat (26/1).

Dua perwira tinggi yang ditugaskan sebagai plt gubernur yakni Asisten Kapolri bidang Operasi (Asops) Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan sebagai plt gubernur Jawa Barat serta Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Martuani Sormin menjadi plt gubernur Sumatera Utara.

Arief mengatakan, jumlah pejabat setingkat eselon I di Kemendagri masih sangat terbatas untuk mengisi posisi plt gubernur di sepuluh provinsi.

Beberapa gubernur di antara sepuluh wilayah tersebut diketahui telah habis masa jabatannya. Ada pula kepala daerah yang kembali mencalonkan diri sehingga membutuhkan plt gubernur.

Daerah itu antara lain Sumatra Utara, Jawa Barat, Sumsel, Lampung, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Papua.

"Kalau pejabat eselon I Kemendagri jumlah yang ada terbatas, eselon I cuma beberapa orang. Masih ada Plt. Kalau Plt enggak boleh karena harus eselon I yang definitif," ujarnya.

Arief mengatakan, pihaknya tak hanya merekrut dari kalangan polisi saja untuk mengisi plt gubernur itu. Kemendagri akan mengusulkan nama-nama lain di luar institusi tersebut untuk mengisi posisi tersebut.

Ia mengatakan, nama-nama tersebut masih digodok di internal Kemendagri. Nama-nama tersebut nantinya akan diserahkan kepada presiden untuk diputuskan.

"Masih dibahas, ada beberapa nama, masih dibahas juga di rapat di Polhukam, mana yang akan menduduki, calonnya ini, lihat kemampuan dan latar belakangnya apa, belum definitif," kata Arief.

Kemendagri sendiri tak keberatan jika dua jenderal Polri tersebut menjadi plt gubernur di Jabar dan Sumut. Arief mengatakan, pengangkatan plt gubernur memperhatikan aspek pengalaman dan kepemimpinan seseorang.

"Tidak masalah, mereka dua ini kan senior, mampu kok karena sudah berpengalaman di lapangan juga mengoordinasikan acara Forkopimda, Muspimda," kata Arief.

CNN

RISET: BELUM ADA PERLINDUNGAN SEKOLAH DARI GERAKAN RADIKAL



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Hasil riset dari Maarif Institute menunjukkan belum ada satupun kebijakan yang spesifik untuk perlindungan sekolah dari penetrasi paham gerakan radikal.

"Tesis awal riset ini adalah untuk menghalau penetrasi radikalisme di sekolah, hal terpenting yang harus dilakukan adalah menyuburkan kebinekaan dan keragaman dalam kehidupan di sekolah," ujar Direktur Maarif Institute, Muhammad Abdullah Darraz, di Jakarta, Jumat.

Daraz menjelaskan riset itu ingin mencari model ketahanan seperti apa yang dapat dikembangkan dalam sekolah, sehingga sekolah kebal dari berbagai infiltrasi kelompok radikal.

"Saya berharap bahwa hasil yang didapatkan dari riset ini mampu memperkuat kebijakan OSIS agar menjadi pengawal kebinekaan di sekolah yang bersifat inklusif," tambah dia.

Riset tersebut, merupakan salah satu bagian dari program CONVEY yakni Enhancing the Roles of Religious Education in Countering Violent Extremism in Indonesia. Hasil kerja sama antara MAARIF Institute dengan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (PPIM-UIN Jakarta) dan UNDP Indonesia.

Riset tersebut melibatkan 40 sekolah dengan kurang lebih 450 orang narasumber ini mengambil sampel di enam daerah dari lima provinsi di Indonesia, yakni Kota Padang (Sumatera Barat), Kabupaten Cirebon (Jawa Barat), Kabupaten Sukabumi (Jawa Barat), Kota Surakarta (Jawa Tengah), Kota Denpasar (Bali), dan Kota Tomohon (Sulawesi Utara).

Pemilihan daerah tersebut, dengan mempertimbangkan sebaran, tipologi, dan karakteristik penting yang melekat di dalamnya. Secara keseluruhan, rangkaian penelitian ini berlangsung dari Oktober ? Desember 2017.

Lebih lanjut, Darraz mengatakan keberadaan OSIS pun tak mampu membendung arus radikalisasi di sekolah. Padahal sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kesiswaan untuk menyelenggarakan kegiatan dan membangun pengetahuan yang positif dalam upaya menangkal ekstremisme berbasis kekerasan dan radikalisme di sekolah.

"Seharusnya OSIS mampu mewujudkan itu. Sekolah, terinfiltrasi radikalisme melalui tiga pintu, yakni alumni, guru, dan kebijakan sekolah. Ini disebabkan karena kurangnya pemahaman dan kesadaran sekolah tentang peta gerakan radikalisme, yang melemahkan mekanisme ketahanan sekolah dalam menghadapi gerakan radikal," papar dia.

Pihaknya merekomendasikan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mendorong internalisasi nilai kebinekaan di sekolah melalui OSIS, sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan sekolah dari penetrasi radikalisme.

ANTARA

DUA KASUS PELECEHAN, POLISI TELISIK SOP NATIONAL HOSPITAL



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur mendalami standar operational procedure atau SOP di National Hospital Surabaya, berkaitan dengan terjadinya dua kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan rumah sakit kawasan perumahan elite itu.

Kasus pertama menimpa perawat perempuan berinisial OPA (19 tahun), warga Surabaya. Dia melapor karena merasa dilecehkan oleh oknum dokter berinisial RA saat menjalani tes kesehatan di National Hospital pada Rabu, 23 Agustus 2017. Kasus itu bernomor laporan: TBL/1039/VIII/2017/UM/JATIM.

Adapun kasus dugaan pelecehan seksual kedua menimpa pasien perempuan berinisial W, juga warga Surabaya, pada Selasa, 23 Januari 2018. Dadanya diduga diraba-raba oleh oknum perawat National Hospital berinisial J seusai menjalani operasi persalinan. J sudah ditahan dan dimintai keterangan di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya.

Mengenai kasus pertama, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, mengatakan bahwa penyidik akan mendalami SOP yang berlaku di National Hospital, baik dalam hal pelayanan kesehatan maupun terkait rekrutmen tenaga kesehatan.

"Apakah benar standar operational procedure (National Hospital) pada saat rekrutmen perawat (perempuan) dilakukan oleh dokter laki-laki. (Tetapi) saksi-saksi yang telah dimintai keterangan menyampaikan bahwa tidak terjadi tindakan yang mengandung unsur pidana," kata Barung.

Dokter R, katanya, sudah dimintai keterangannya di rumah sakit, tetapi belum resmi. Penyidik menjadwalkan memeriksa R setelah dilakukan gelar perkara pada pekan depan. "Kasus ini sudah masuk penyidikan," ujar Barung.

Sama dengan kasus di Polda, penyelidik Polrestabes Surabaya juga akan meminta keterangan dari pihak manajamen National Hospital. SOP pelayanan kesehatan akan didalami. "Penyidik sudah mengantongi bahan-bahan yang bisa dikembangkan ke depan, bagaimana keterlibatan rumah sakit, bagaimana SOP-nya," kata Kepala Polrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan.

Manajemen National Hospital belum memberikan keterangan tentang kasus dugaan pelecehan oknum dokter kepada calon perawat yang ditangani Polda Jatim. Begitu pula soal SOP yang didalami Kepolisian. Telepon maupun pesan pertanyaan yang diajukan VIVA kepada juru bicara National Hospital, Veronica Lee, belum direspons.

Sebelumnya, mewakili manajemen Kepala Keperawatan National Hospital, Jenny Firsiana, mengatakan bahwa rumah sakitnya menerapkan SOP ketat kepada para tenaga kesehatan yang bekerja di National Hospital. Sanksi tegas akan dijatuhkan kepada tenaga kesehatan yang melakukan pelanggaran etika.

VIVA

ADE ARMANDO: SAYA ENGGAK AKAN KE ARAB SAUDI SEPERTI RIZIEQ



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Akademisi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando menyatakan akan memenuhi panggilan polisi terkait laporan kasus penistaan agama dan pendistribusian informasi bohong.

Ia bahkan sempat menyindir tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang tidak memenuhi panggilan polisi dan memilih tinggal di Arab Saudi. Padahal, Rizieq telah berstatus sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi yang masih disusut polisi.

"Kalau dipanggil polisi saya datang. Enggak akan ke Arab Saudi seperti Habib Rizieq," kata Ade kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/1).

Akhir Desember 2017, Ade Armando dilaporkan oleh FPI dan LBH Bang Japar ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan penistaan agama dan pendistribusian informasi bohong. Ade Armando juga dinilai telah melecehkan hadis, dan melecehkan Imam Besar FPI Habib Rizieq lewat unggahannya di media sosial Facebook.


Ade Armando mengunggah meme bergambar Rizieq Shihab yang telah diedit dengan menggunakan topi Santa Claus dengan tulisan 'Hadirilah Parade Natal 2512'.

Selain menyikapi laporan tentang tuduhan pelecehan terhadap Rizieq, Ade juga mempertanyakan keberadaan Rizieq Shihab.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi pada Mei 2017, Rizieq belum menunjukkan itikad baik untuk pulang ke Indonesia. Polisi sempat mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) bagi Rizieq yang disebar di masyarakat. Terakhir kali beredar foto Rizieq beserta keluarganya tengah berlibur ke Turki.

Ade menduga ada kekuatan tertentu yang menanggung seluruh biaya Rizieq. Ia curiga lantaran sudah hampir satu tahun Rizieq menetap di Arab Saudi.

"Saya duga dia ditanggung oleh kekuatan tertentu di Arab Saudi. Anda lihat foto-foto dia, itu bukan tempat kumuh. Siapa yang biayai, tidak mungkin Indonesia," ujar Ade.

Namun, kuasa Hukum Rizieq, Sugito Atmoprawiro sebelumnya pernah mengatakan, biaya hidup Rizieq di Arab Saudi ditanggung oleh rekan-rekan Rizieq, terutama alumni King Fahd University.

Menurut Ade, polisi akan kesulitan memproses kasus Rizieq karena posisinya masih di Arab Saudi.

"Ya susah kalau polisi harus intervensi wilayah hukum negara lain, pasti harus berurusan dengan pihak otoritas Arab Saudi," katanya.

CNN

KESESATAN LOGIKA FELIX SIAUW MENGENAI PAHAM KHILAFAH



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Para pendukung khilafah itu hingga saat ini masih terus menyebarkan propaganda yang mengajak umat Islam di Indonesia agar bergabung dengan perjuangannya. Secara bersamaan, mereka juga berusaha menyudutkan pemerintahan Jokowi dengan berbagai tuduhan yang tak berdasar.

Misalnya, Fellix Siauw yang dikenal sebagai pendakwah HTI tersebut. Di media sosial miliknya, Ia kerap menyebarkan gagasan khilafah dengan cara memainkan logika berpikir pembacanya.
Dalam postingannya yang terbaru berjudul "Mayoritas Rasa Minoritas", dirinya membuat perbandingan-perbandingan yang tak logis mengenai umat Islam dan umat beragama lainnya. Dia ingin menggambarkan bahwa umat Islam di Indonesia meskipun mayoritas, namun sering dianak tirikan oleh pemerintah. 


Teknik propaganda sering yang digunakan oleh Fellix Siauw dan pendukungnya dikenal dengan metode "cherry picking", yaitu permainan argumen yang menekankan pada kasus atau data individual yang dipandangnya dapat mengonfirmasi suatu posisi. Di saat bersamaan, ia menghiraukan bagian signifikan dari kasus atau data terkait yang berseberangan dengan posisi tersebut. 


Singkatnya, ia hanya mengambil data yang cocok untuk kepentinganya dengan mengabaikan keseluruhan data. Oleh karena itu, seringkali kesimpulan yang diambil mengandung kesesatan logika.
Hal tersebut dimainkan oleh para propagandis khilafah untuk menyesatkan pikiran pembacanya agar mendukung perjuangannya mendirikan khilafah di Indonesia. Selain itu, juga agar para pengikutnya mulai berani mengambil sikap untuk memusuhi pemerintah dan masyarakat yang tak sepaham. 


Oleh karena itu, masyarakat diharapkan berhati-hati bila membaca artikel-artikel provokatif dari penyebar ideologi khilafah tersebut, misalnya Fellix Siauw. Hal itu agar kita tak mudah terbawa dalam logika berpikir yang sesat.
Akan lebih baik lagi bila kita mengutamakan metode "verifikasi" atau 'tabayyun" untuk mengonfirmasi setiap informasi yang kita terima. Semua itu agar kita tak mudah terpecah belah karena sebuah isu yang mengandung sentimen agama.


Paham khilafah menjadi sangat bermasalah di Indonesia karena berusaha memaksakan kehendak kepada semua orang untuk mendirikan negara atas dasar agama tertentu yaitu Islam.
Padahal, masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai macam agama dan suku yang sangat majemuk. Pemaksaan kehendak itu tidak sejalan dengan semangat ideologi bangsa yang mengayomi semua identitas di Indonesia. 


Dengan kondisi masyarakat yang seperti itu, akan lebih baik bila setiap elemen bangsa menerima adanya perbedaan identitas kemudian bisa saling bertoleransi. Hal itu akan menjadi kekuatan yang signifikan bagi bangsa dan negara Indonesia.
Perbedaan bukanlah aspek yang bisa dieksploitasi untuk kepentingan politik. Apalagi untuk mereka yang secara terang-terangan mengaku berseberangan dengan Pancasila dan UUD 1945. 


Mari kita jaga keutuhan NKRI ini dari paham ekstrem seperti ideologi khilafah itu. Kita harus bentengi bangsa dan negara dari bahaya rongrongan parasit bangsa, seperti Hizbut Tahrir Indonesia.


KUMPARAN 

Jumat, 26 Januari 2018

BLUSUKAN, TB HASANUDDIN DISAMBUT ANTUSIAS WARGA DEPOK

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Warga Depok, Jawa Barat ternyata merindukan sosok pemimpin yang hobi blusukan. Buktinya, TB Hasanuddin saat blusukan sudah dipanggil dengan sebutan Pak Gubernur.

Warga juga menyambut antusias TB Hasanuddin saat dirinya blusukan ke Pasar Cisalak, Cimanggis. Begitu juga saat menghadiri deklarasi Relawan Hasanah (sebutan duet pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charlian) di Jalan Raya Limo, warga terlihat sumringah.

Tak sedikit warga langsung berebut foto kepada pensiunan jenderal purnawiran berpangkat Mayjen ini.

"Wah, ini baru gubernur. Tidak geli masuk pasar," ungkap Sukini (40) warga Cimanggis.

Sidiq, pedagang sayuran kaget dengan kedatangan TB Hasanuddin. Kata dia, dirinya selama ini hanya melihat wajah TB Hasanuddin di koran. "Ini toh gubernur kita yang baru," bebernya.

Antusias warga juga terjadi saat deklarasi Relawan Hasanah. Ratusan driver ojek online alias ojol menyatakan sikap siap mencoblos TB Hasanuddin.

"Kami siap mendukung Kang Hasan. Kita butuh sosok pemimpin tegas, berani dan peduli dengan wong cilik," jelaa seorang driver disambut tepuk tangan.

TB Hasanuddin blusukan didampingi oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto, Ketua DPRD Depok Hendrik T Allo dan pengurus DPC PDI Perjuangan Depok.

TB Hasanuddin juga siap melakukan perubahan di Depok dan Jawa Barat.

"Saya siap mengabdikan diri untuk Jabar. Saya akan membenahi Depok dan Jabar," tegas dia.

Hal senada diucapkan Hendrik. "Warga Depok sudah merindukan pemimpin yang pro rakyat dan mau berkorban demi Jabar," terang Ketua DPC PDI Perjuangan Depok.

Dia juga komit akan menjadikan Depok sebagai lumbung suara. Apalagi, dalam pemilihan legislatif 2014, PDI Perjuangan meraih suara maksimal.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Depok, Ikravany Hilman menjelaskan bahwa saat ini kader dan para simpatisan sudah siap berjuang memenangkan pasangan TB Hasanuddin dan Anton. Solidnya struktur partai tentunya bisa menjadi vitamin dalam gerakan merebut suara. Nama TB Hasanuddin-Anton kata Ikravany dipastikan akan laku.

"Karena Depok butuh figur pemimpin yang mampu membawa perubahan," tegasnya.

Aktivis 98 dari UI ini menjamin, dalam memenangkan TB Hasanuddin-Anton, PDI Perjuangan akan menghimpum seluruh kekuatan baik pengurus, sayap partai, kader serta simpatisan.

"Seperti pesan Bu Mega dan Kang Hasan kalau kita perang gagasan dan ide dalam pilkada," ucapnya.

Ikra juga meminta kepada semua pihak menjauhkan isu SARA dan pecah belah.

"Agar pilkada di tahun politik ini tetap sejuk. Akan menarik jika kita perang gagasan, ide dan program demi perubahan Jabar," tambah politisi muda ini.

RMOL

ADA POSKO DUKUNGAN DJAROT-SIHAR DI PAPUA

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Derasnya dukungan untuk Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara bukan hanya muncul dari masyarakat setempat.

Di Provinsi Papua, terdapat posko dukungan terhadap Djarot-Sihar. Posko itu dibangun sekelompok masyarakat yang menyebut diri mereka Forum Anak Rantau Asal Sumatera Utara di Papua.

Koordinator deklarator, Rudi Sihombing, mengatakan, posko yang beralamat di Polimak, Jaya Asri, Kota Jayapura, itu diresmikan hari ini, Rabu (24/1/2018). Dalam peresmian, pendukung Djarot-Sihar ini menyampaikan tujuh poin.

Pertama, menolak segala bentuk kampanye hitam atau isu sara, seperti di Pilkada DKI 2017 lalu. Jika masih terjadi, akan berdampak pada rusaknya sendi-sendi keberagaman di tengah-tengah kehidupan masyarakat Sumut yang plural.

“Kedua, menolak cara-cara premanisme dalam kehidupan berdemokrasi di Sumut. Ketiga, mengapresiasi sikap netral TNI dalam proses Pilkada Sumut dan menunjukkan keberadaannya sebagai alat negara,” katanya.

Poin keempat, mendorong kepolisian menegakkan keadilan serta memproses segala tindakan yang berbau intimidasi dan premanisme bagi pasangan Djarot-Sihar dan tim pemenangan juga terhadap bakal calon lainnya.

Kelima, mengajak masyarakat Sumut tanpa sekat-sekat suku, agama, ras, dan golongan untuk memilih Djarot-Sihar. Hal ini demi terlaksananya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintah, pembangunan, dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

“Keenam, menginginkan perubahan di segala aspek kehidupan dengan mengedepankan pimpinan yang bersahaja, sederhana, inovatif, dan kreatif dalam mengembangkan gagasan pembangunan menuju Sumut yang baru,” ujarnya.

Ketujuh, sambung Rudi, forum ini akan selalu pro-aktif dalam menggerakkan sanak saudara, sahabat, handaitaulan yang berada di Sumut serta orang-orang yang memiliki hak pilih untuk memilih Djarot-Sihar.

“Kami akan menggerakkan kemampuan kami untuk memberikan dukungan kepada Djarot-Sihar walau kami berada di perantauan. Kami harapkan di daerah lain juga melakukan hal yang sama,” ucapnya.

KOMPAS

CAGUB TB HASSANUDIN JANJI SEKOLAH GRATIS JIKA TERPILIH

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Safari politik calon Gubernur Jawa Barat, TB Hasanudin mendatangi sejumlah lokasi di Kota Bogor Senin (22/1/2018). Dalam orasi politiknya, TB Hasanudin yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi Jawa Barat ini menegaskan, kepemimpinan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Saya sudah hidup dengan ekonomi yang cukup. Maka jika saya terpilih, saya tidak akan korupsi. Tujuan saya ketika mengemban amanat dalam penugasan pencalonan Gubernur Jabar yakni, saya ingin angkat harkat dan martabat serta hak-hak warga Jabar. Kaum dhuafa adalah warga PDI Perjuangan. Dan saya akan perjuangkan itu,” ujarnya.

Dalam kunjungan kali ini, sejumlah agenda TB Hasanudin yakni melepas rombongan koperasi ke Pelabuhan Ratu, meresmikan posko relawan hingga bersilaturahmi ke Yayasan Al-Ghazali dan memotivasi semangat juang kader PDI Perjuaangan.

Anggota Komisi III DPR RI ini membangkitkan semangat seluruh pengurus struktural DPC hingga anak ranting akan sebuah perjuangan. “Saya tidak mencalonkan diri sebagai calon Gubernur. Bahwa saya sekarang maju dalam pilkada Gubernur, karena penugasan partai. Sebagai kader partai, saya loyal dan patuh,” kata TB Hasanudin.

Pensiunan jenderal TNI AD bintang dua ini juga mengaku bangga, bisa berduet dengan Anton Charlian yang juga jenderal polisi. “Saya mengenal baik pak Anton, wakil saya. Dia taruna yang cerdas saat Akabri dulu. Bahwa ada rival yang takut dengan kami, saya pastikan iya. Mari kita adu program,” kata TB Hasanudin.

Ia menegaskan, jabatan bukanlah segalanya. Namun dirinya ingin, di sisa hidupnya ini, bisa di abadikan untul warga Jawa Barat. Bagi TB Hasanudin, NU adalah saudara banteng. NU dan kader PDI Perjuangan akan terus berjalan bersama dalam mengawal Pancasila.

Dalam keterangannya yang dihimpun wartawan, TB Hasanudin menegaskan, kelak amanat rakyat tersebut, dirinya dan Anton Charlian akan mengelola uang APBD dengan baik.

“Jangan dimakan sendiri. Uang rakyat harus kembali untuk rakyat. Sekolah akan kami grastikan. Kebutuhan pokok harus tercukupi dengan harga terjangkau. Lapangan kerja dibuka. PKL harus tumbuh kesejahteraannya. Hidupkan UMKM agar pemerataan kesejahteraan. Kebutuhan dasar masyarakat harus terwujud. Jangan ada lagi warga tidur di emperan toko,” kata TB Hasanudin disambut aplaus ratusan kader banteng.

Ia menegaskan, pengurus ranting dan anak ranting menjadi ujung tembak dan ujung tombak pemenangan. “Saya tidak akan melupakan rakyat yang memberi amanat, jika terpilih,” tegasnya. 


POSKOTA

YAMAN TANGKAP TENTARA ANAK-ANAK HOUTHI

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Pasukan pemerintah Yaman menyatakan telah menangkap 27 anak-anak di perbatasan Yaman-Saudi pada pekan lalu.

Seperti diberitakan Arab News Kamis (25/1/2018), anak-anak tersebut ditangkap karena bergabung dengan kelompok pemberontak Houthi.

Kantor berita SPA melansir, anak-anak tersebut dipaksa berperang oleh Houthi untuk mempertahankan kawasan perbatasan.

"Tindakan mereka dalam menggunakan anak-anak untuk berperang sangat keji, dan melanggar hukum internasional," kata seorang kepala polisi yang menahan tentara cilik tersebut.

Saba Net via The National memberitakan, Yaman bakal menyerahkan anak-anak itu kepada organisasi Palang Merah Internasional, dan Bulan Sabit Merah di Saudi.


Nantinya, mereka bakal dipindahkan ke fasilitas milik Saudi, Pusat Bantuan dan Kemanusiaan King Salman untuk direhabilitasi.

Fasilitas tersebut total menangani sekitar 80 anak-anak yang dipaksa Houthi untuk berperang di garis depan.

Sebelumnya, pasukan pemerintah dilaporkan menangkap 50 anggota milisi Houthi pada 8 Januari lalu.

30 di antara tentara tersebut masih di bawah umur. Bahkan, ada yang masih berusia 10 tahun.

Pada 28 Desember 2012, Houthi dilaporkan mulai berada di instansi publik seperti sekolah hingga perkantoran.

Mereka memaksa warga sipil untuk berperang setelah kehilangan banyak pejuang dan wilayah yang dikuasai.

Ketika mulai melaksanakan operasi perekrutan, Houthi tengah terdesak di garis depan al-Bayda oleh pasukan pemerintah dan koalisi yang dipimpin Saudi.

Sumber internal Houthi menyatakan, jika warga sipil menolak perekrutan tersebut, mereka bakal diculik untuk kemudian ditempatkan di garis depan.

KOMPAS

MILITER ISRAEL TANGKAP 14 WARGA PALESTINA DI TEPI BARAT

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Pasukan militer Israel menangkap 14 warga Palestina dalam berbagai penggerebekan yang dilakukan di wilayah Tepi Barat pada Rabu (24/1) malam waktu setempat.

"Orang-orang itu ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam aktivitas teroris," demikian disampaikan militer Israel dalam statemen seperti dilansir kantor berita Turki, Anadolu Agency, Kamis (25/1/2018).

Tidak disebutkan lebih detail mengenai alasan penangkapan ke-14 warga Palestina tersebut maupun identitas mereka.

Menurut angka yang dirilis otoritas Palestina, sekitar 6.400 warga Palestina saat ini mendekam di penjara-penjara Israel. Mereka termasuk puluhan wanita dan 300 anak-anak. Sebanyak 450 orang di antara mereka ditahan berdasarkan prosedur yang disebut Israel sebagai "penahanan administratif", yakni penahanan tanpa pengadilan ataupun dakwaan.

Di antara ribuan warga Palestina yang ditahan Israel tersebut, termasuk 12 anggota Dewan Legislatif Palestina, yang merupakan parlemen Palestina.

Militer Israel kerap melakukan operasi penangkapan di wilayah Tepi Barat dengan dalih untuk mencari warga Palestina yang diburu atas dugaan keterlibatan dalam aktivitas teroris.

DETIK

KANIBAL MAKAN HIDUP-HIDUP WANITA BRAZIL SETELAH MEMPERKOSANYA

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)
 
Kepolisian di daerah Brazil menangkap sejumlah orang yang dituduh telah melakukan pembunuhan. Tidak hanya itu, para pelaku juga diyakini telah memakan bagian tubuh korban mereka setelah menyiksanya sampai mati.

Para pelaku yang terdiri dari dua orang dewasa dan tiga remaja berusia 13, 14, dan i6 tahun. Mereka didakwa melakukan perampokan, pemerkosaan, penyiksaan, pembunuhan, kepemilikan senjata ilegal dan dugaan kanibalisme di Camacari, Brasil timur laut.

Detektif Maria Tereza Santos, kepala divisi pembunuhan mengungkapkan, korban yang merupakan pasangan suami istri Juvenal dan Cristina Amaral ditemukan terkubur di halaman belakang rumah mereka. Pasangan itu diduga menjadi korban barbarisme dan kanibalisme.

"Organ internal, termasuk ovarium dan saluran tuba telah robek keluar dari tubuh wanita dan bagian tubuh lainnya hilang. Tidak ada indikasi di mana organ itu berada," ujar Santos.

"Kami menemukan bahwa jaringan lunak telah sengaja dipotong dan diiris dari tulang korban. Kami juga menyelidiki apakah kanibalisme itu berlangsung saat korban masih hidup," sambungnya.

"Pakar forensik belum meyakinkan bahwa terdakwa memakan sebagian korban mereka, namun buktinya menunjukkan fakta ini," tukasnya seperti dikutip dari Metro, Kamis (25/1/2018).

Mayat mereka ditemukan di sebuah kuburan dangkal setelah tetangga melaporkan mereka hilang.

Menurut polisi, pasangan tersebut ditargetkan oleh geng lokal setelah mendapatkan hadiah sebesar USD21 ribu dolar lebih. Para pelaku meyakini jika pasangan tersebut menyembunyikan uang hadiah itu dikediamannya.

Nenek salah seorang pelaku bekerja sebagai pembersih bagi para korban. Ia diyakini telah memberikan 'kabar baik' pasangan tersebut kepada cucunya. Namun ia tidak terlibat dalam kejahatan tersebut.

"Cucu remaja itu, nampaknya mengetahui rutinitas para korban dan ini adalah kejahatan yang direncanakan," kata Santos.

"Tampaknya tersangka mulai melakukan pemerkosaan, membunuh dan kami percaya memakan korban sebagai bagian dari ritual yang jahat," imbuhnya.

Pakar forensik mengungkapkan Christina Amaral (44) menderita luka 'menghebohkan' sebelum meninggal. Suami 57 tahunnya dipukuli dengan brutal, ditikam dan dipaksa untuk melihat istrinya diperkosa di depannya setelah penyerang dilaporkan gagal dalam usaha mereka untuk mengetahui di mana uang itu disimpan.

"Kami yakin terdakwa masuk ke rumah pasangan tersebut pada hari Jumat 5 Januari setelah mengetahui bahwa Amaral telah mendapatkan sejumlah uang," ujar Santos.

SINDONEWS

Kamis, 25 Januari 2018

BIKIN GELENG KEPALA! AKUN RESMI SEKELAS PUSPEN TNI TERCIDUK SEBAR BERITA HOAX



Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Masing ingat dengan istilah Hoax Membangun yang sempat ramai beberapa waktu lalu?

Ya kalimat Hoax Membangun jadi kontroversi di media sosial. Ini dikarenakan kalimat ini keluar dari mulut pejabat negara Kepala Badan Siber dan Sandi Negara(BSSN) Djoko Setiadi.

Djoko sudah meminta maaf karena pernyataannya sudah menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Pernyataan yang dimaksud, dilontarkan Djoko seusai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BSSN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1/2018) pagi.

Saat itu, kepada wartawan, Djoko mengaku dirinya tidak mempermasalahkan apabila masyarakat membuat kabar bohong atau hoax yang positif dan membangun.

"Tentu hoax ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa indonesia ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun ya silakan saja," kata Djoko.

"Tapi jangan terlalu memprotes lah, menjelek-jelekkan lah, ujaran-ujaran yang tidak pantas disampaikan, saya rasa pelan-pelan dikurangi," tambah dia.

Pernyataan Djoko itu sontak langsung menjadi perbincangan masyarakat di dunia maya.

Warganet kebingungan mengenai hoax membangun yang dimaksud Djoko.

Tagar # HoaxMembangun menjadi trending topik Nomor 1 di Twitter.

Saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Rabu sore, Djoko masih tetap pada pernyataannya bahwa hoax yang membangun memang ada.

Ia menyebut, hoax yang membangun adalah yang memberikan masukan, ide, saran konstruktif kepada pemerintah.


"Kalau menjatuhkan pemerintah, ujaran tidak baik, itu yang kita larang, kita redam. Kalau hoaks yang sifatnya positif, yang mengkritik, itu saya rasa tidak apa-apa," kata Djoko.

Namun, saat dihubungi kembali pada Rabu malam, akhirnya Djoko meminta maaf.

Ternyata, ada 'misi terselubung' Djoko Setiadi melontarkan pernyataan kontroversial tersebut.

Ia mengaku melontarkan pernyataan soal hoax yang membangun hanya untuk mengetes reaksi publik.

"Itu hanya sebuah gaya, saya ingin mengetahui kepekaan kawan-kawan terhadap kalimat ini. Ternyata pekanya luar biasa, saya bangga. Tapi tanggapannya terlalu serius," kata Djoko.

Djoko merasa pancingannya berhasil karena pernyataannya mendapat tanggapan luas dari masyarakat.

"Hikmahnya, ini sebuah sosialisasi kepada publik bahwa hari ini ada pelantikan Kepala Badan Siber. Kalau memang sudah sedemikian jauh, saya sebagai manusia harus minta maaf," ucap Djoko.

Berita Hoax memang sangat merugikan jadi tidak ada yang namanya hoax membangun.

Nah kali ini salah satu institusi pemerintah kembali kedapatan menyebar hoax.

Akun Twitter resmi @Puspen_TNI pelakunya. Akun @Puspen_TNI memposting video tentang Paus Yohanes II.

"Saya suka video Paus Yohanes II Masuk Islam Hebohkan Dunia!!" cuit akun @Puspen_TNI.

Di dalam postingannya, akun @Puspen_TNI melampirkan video yang diambil dari YouTube.

Seperti diketahui berita tentang masuk Islamnya Paus Yohannes II adalah hoax.

Berita ini memang tersebar luas di media sosial. Padahal hal itu tidaklah benar dan hoax.

Walau kini cuitan itu telah dihapus oleh akun @Puspen_TNI, namun jejak digitalnya masih tersimpan oleh netizen.

Biarpun sudah dihapus, netizen tetap memberikan komentarnya.

@eyogpam "Harus nya bukan cuma dihapus, tetapi dicari admin yang mana yang memposting karena account TNI sudah seharusnya tidak meposting hal2 seperti ini"

@99_angger "video dubbing kasar kyk gitu kok di percaya ya ?"

@pierreicon "Bingung koq bisa ikut ikutan menyebarkan hoax, setuju !"
 

@pramuliaa "apapun ceritanya, akun resmi pemerintah + centang biru, dilarang melakukan kesalahan, biarlah itu tugas para anonim"

@fkhstywn "Sjak kpn anggota TNI liat2 urusan agama org lain..Share video pula.."Maaf atas kesalahan sblmny, admin lupa logout"

Sayangnya belum ada klarifikasi resmi dari akun @Puspen_TNI mengenai adanya kesalahan tersebut.


Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan perlu peran serta insan kehumasan dan pers untuk memberantas berita-berita hoax.

Lain itu, kedua profesi itu harus bisa memberikan konten-konten positif yang dapat menumbuhkan optimisme.

Menurut Rudiantara, media sosial dan media massa harus terus diberikan konten-konten positif yang dapat menumbuhkan optimisme, supaya dapat membawa perubahan bagi Indonesia.

“Dan disini peran Perhumas dan Pers jadi sangat besar,” kata Rudiantara usai menghadiri acara KNH 2017 di IPB International Convention Center (IPB ICC), Bogor, Jawa Barat, Senin, 27 November 2017 kemarin.

Lebih lanjut, ditegaskan Rudiantara, hoax tidak bisa dibasmi dengan sekadar melakukan pemblokiran.

Karena itu, penguatan masyarakat lebih efektif dilakukan untuk memberantas hoax daripada sekedar memblokir situs-situs penyebarnya.

“Berita hoax tidak bisa ditangkal dengan diblokir-blokir saja. Yang terpenting kita harus menguatkan masyarakat. Masyarakat juga harus mampu memilah dan memilih konten-konten yang bermanfaat,” tegas Rudiantara.

Sementara, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo juga mengajak seluruh insan pers serta insan kehumasan untuk bekerja sama secara aktif menyebarkan konten-konten positif. Bahkan, menurutnya pers dan kehumasan punya kewajiban untuk menumbuhkan optimisme kepada publik.

“Meskipun saat ini masih ada ketegangan-ketegangan politik, tapi saya kira Indonesia semakin menuju ke arah yang lebih baik. Untuk itu pers dan humas sama-sama punya kewajiban untuk mendorong agar publik tetap optimis dalam menatap kemajuan Indonesia,” kata Yosep Adi Prasetyo.

TRIBUNLAMPUNG