Halaman

Rabu, 30 April 2014

DIJADIKAN ISTRI, SISWI NIGERIA DIPAKSA PINDAH AGAMA

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Seorang siswi sekolah di Nigeria diculik kelompok yang terduga Boko Haram. Saat diculik, perempuan ini dipaksa pindah agama untuk dinikahi.

Belum bisa diketahui siapa identitas dari korban. Namun, korban merupakan bagian dari 230 siswi yang diculik Boko Haram di daerah Chibok.

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (30/4/2014), sekira 200 siswi diculik oleh pelaku penculikan.

Chibok merupakan daerah yang terletak di Utara Negara Bagian Borno. Daerah ini dikenal sebagai tempat lahirnya Boko Haram.

Kelompok ekstrimis ini adalah pelaku utama keamanan di Nigeria. Bahkan akibat aksi mereka lebih 1.500 warga Nigeria menjadi korban keganasan Boko Haram.

Pemerintah Nigeria sudah melakukan sejumlah cara demi mencegah Boko Haram. Termasuk menerapkan status darurat di Utara Nigeria.

OKEZONE 




4-0 MADRID HANCURKAN MUENCHEN TANPA BALAS

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Real Madrid selangkah lagi merebut trofi Eropa kesepuluh kalinya dan yang pertama sejak 12 tahun lalu, setelah di semifinal menumbangkan juara bertahan Bayern Munchen dengan skor meyakinkan 4-0 (agregat 5-0) pada laga leg kedua semifinal kedua tim di Stadion Allianz Arena Rabu dini hari WIB ini.Dua dari tiga gol Munchen itu diciptakan oleh bek Sergio Ramos yang meskipun telah memenangi berbagai gelar domestik dan internasional, belum pernah sekalipun mengangkat trofi juara Liga Champions.

Mendominasi penguasaan bola sejak menit pertama namun bermain kalah efisien dan efektif dibandingkan dengan lawannya, Bayern mulai kebobolan pada menit 16 ketika sepak pojok Luka Modric meluncur ke depan gawang Bayern untuk disambut oleh Sergio Ramos yang melepaskan tandukan keras melewati kiper Manuel Neuer.

Empat menit setelah gol, Ramos menciptakan gol keduanya memanfaatkan tendangan bebas Angel Di Maria dengan terbang menjatuhkan diri untuk menanduk gol masuk ke gawang Bayern.

Pada menit 34, giliran Cristiano Ronaldo menciptakan gol setelah Angel Di Maria membawa bola dari sektor kiri pertahanan, lalu diteruskan kepada Gareth Bale yang berlari kencang di tengah untuk memudian meneruskan bola kepada Ronaldo yang berdiri bebas di kanan kotak penalti Bayern yang lalu melepaskan tembakan masuk ke gawang Bayern.

Ini adalah gol ke-15 Ronaldo pada Liga Champions musim ini atau rekor baru gol di Liga Champions, 15 gol dalam satu musim.

Ronaldo hampir menciptakan gol-16 pada menit 37 namun tendangannya melenceng dari tiang gawang padahal Neuer sudah mati langkah. Sampai babak pertama ini kedudukan tak berubah 3-0 untuk tim tamu Madrid.

Memasuki babak kedua, Bayern tetap mendominasi penguasaan bola dan berupaya menciptakan gol. Pada menit 57 Robben nyaris menciptakan gol namun tendangannya melebar dari gawang Casillas. Tiga menit kemudian sebuah upaya dari Franck Ribéry kembali dijinakkan Casillas.

Kiper timnas Spanyol ini kembali melakukan penyelamatan gemilang pada menit 64 ketika dengan mudah menangkap tembakan Toni Kroos.

Madrid sendiri tetap memberikan ancaman, diantaranya pada menit 69 ketika Ronaldo yang menyambut umpan Angel Di María melepaskan sundulan namun berada di atas gawang Bayern.

Pada menit 76 Mario Gotze yang turun menggantikan Ribery menciptakan peluang bagus namun tendangan volley dari sudut sempit menyambut umpan Robben hanya mengarah ke atas gawang Real. Semenit kemudian Alaba mencoba peruntungannya bagi Bayern namun sekali lagi tendangan ini pun hanya melintas di atas gawang.

Madrid mengakhiri petualangan cemerlangnya di kandang Bayern Munchen dengan satu gol lagi pada menit 90 dari Ronaldo.

Menyusul pelanggaran Toni Kroos terhadap Ronaldo, sebuah tendangan bebas menyusur tanah dilepaskan pemain Portugal ini melewati barisan pertahanan Munchen untuk masuk ke gawang. Ini adalah ke-16 Ronaldo selama Liga Champions musim ini.

Statistik UEFA.com menunjukkan, kedua tim hampir sama menciptakan peluang gol. Munchen menciptakan 10 peluang yang tujuh diantaranya on target, sedangkan Real menciptakan sembilan peluang yang enam diantaranya oin target.

Ini adalah kemenangan keduabelas Madrid dalam 22 pertemuannya dengan Munchen di Liga Champions, dan semifinal keduanya yang dimenangi El Real dalam lima semifinal turneman Eropa sejak 1976.

Susunan pemain:
Bayern Munchen: Manuel Neuer, Dante, Jerome Boateng, Philipp Lahm, David Alaba, Franck Ribéry (Mario Gotze), Arjen Robben, Thomas Müller (Claudio Pizarro), Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos, Mario Mandzukic (Javi Martinez)

Real Madrid: Iker Casillas, Pepe, Sergio Ramos (Raphael Varane), Fábio Coentrão, Daniel Carvajal, Gareth Bale, Xabi Alonso, Luka Modric, Ángel Di María, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema

SIARNUSA 




Selasa, 29 April 2014

BUGIL DI KANTOR, HAKIM WANITA BOSNIA DIPECAT

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Seorang hakim wanita di Pengadilan Tinggi Sarajevo, Bosnia, sempat dipecat lantaran berjemur dan berolahraga di kantornya tanpa busana.

Perempuan bernama Enisa Bilajac, 35 tahun, ini terlihat berolahraga sambil bugil saat berada di dalam kantornya sebelum persidangan dimulai. Tak lama kemudian, ia berbaring di atas mejanya untuk berjemur.

Kejadian ini diabadikan oleh kamera foto dari gedung Dewan yang terletak di seberang gedung Pengadilan Tinggi di Sarajevo.

Foto itu kemudian beredar di media lokal dan memicu pemeriksaan internal terhadap hakim tersebut.

Kasus ini kemudian ditangani oleh Komisi Kedisiplinan Mahkamah Agung, dan Bilajac akhirnya dipecat karena tindakannya dianggap telah merusak citra MA.

Sang hakim kemudian membela diri dengan berkilah bahwa ia telah mengunci pintu kantornya dan harus melakukan olahraga untuk mempersiapkan diri menghadapi kesibukan pada hari itu.

Bilajac juga mengaku bahwa saat itu ia tak mengira ada orang lain yang melihatnya dari gedung di seberang jalan.

Pihak MA akhirnya memutuskan Bilajac tak melakukan tindakan salah dan tak berniat merusak kredibilitas profesionalnya, sehingga ia diputuskan dikembalikan ke jabatan semula.


TEMPO




PAKAR: PEREMPUAN TERSANGKA KASUS JIS BERPERILAKU SADISTIS

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Keterlibatan seorang perempuan dalam kasus kejahatan seksual di Jakarta International School (JIS) menimbulkan tanda tanya. Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel, mengatakan, kasus kejahatan seksual paedofilia yang melibatkan perempuan cukup jarang.

"Dalam kebanyakan kasus paedofilia, kekerasan seksual memang mayoritas dilakukan oleh laki-laki. Barangkali, sekali lagi saya katakan, pelaku dengan jenis kelamin perempuan ini memang sedikit," kata Reza dalam perbincangan dengan Kompas.com, Selasa (29/4/2014).

Kendati demikian, sambung Reza, dia tidak mengelompokkan perbuatan yang dilakukan AF sebagai bentuk paedofilia. Reza menilai tindakan AF sebagai perbuatan sadistis. "AF merupakan orang dengan bentuk aktivitas seksual yang sadistis," ujar Reza.

Reza menduga AF pernah menjadi obyek dominasi pihak lain pada masa lalu. "Maka, dia melakukan dominasi pihak lain. Siapa yang paling mudah didominasi? Itu biasanya yang dipilih anak-anak," ujar Reza.

Modus pelaku perempuan yang terlibat kasus seksual bisa dikatakan tersamar. Kadang korbannya pun bisa juga tidak menyadari telah menjadi korban. "Kadang korbannya pun tidak merasa diviktimisasi (dijadikan korban)," ujar Reza.

AF menjadi salah satu tersangka kasus kejahatan seksual terhadap bocah berinisial AK (6), murid TK JIS. Menurut polisi, AF turut memegangi korban ketika pelaku pria melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

KOMPAS 




KRONOLOGI PENANGKAPAN AFRISKA, TERSANGKA KASUS JIS

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Suasana dramatis terjadi saat penangkapan Afriska, tersangka perempuan dalam kasus pelecehan seksual siswa Taman Kanak-kanak Jakarta International School (JIS) di rumah kontrakannya, Jalan Sengon Nomor 16, RT 1 RW 3, Cinere, Depok, pada Jumat, 25 April 2014. Enam polisi berpakaian bebas mendatangi kontrakan itu. Dua di antaranya polisi wanita.

"Jumat sore, tiba-tiba polisi datang nyariin Afriska, tapi kebetulan orangnya enggak ada," kata pemilik kontrakan, Imas, 27 tahun, saat ditemui Tempo di rumahnya yang bersebelahan dengan kontrakan Afriska, Senin, 28 April 2014. Polisi mendatangi kontrakan Afriska sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurut Imas, Afriska tidak pulang ke kontrakannya sejak Senin, 21 April 2014. Dia mengaku menginap di rumah tantenya di Pondok Cabe. Begitu juga dengan adiknya, Kiki, 23 tahun. Mengetahui Afriska tidak ada di kontrakan, polisi berpakaian preman itu pun menemui Imas. Kepada Imas, mereka bilang akan meminta keterangan kepada Afriska. "Memang seminggu sebelum polisi ke sini, ia enggak di kontrakan. Lampu depan kontrakan mati," ujarnya.

Kejadian itu membuat semua tetangga kaget. Mereka berkerumunan di depan rumah Afriska. "Gimana enggak kaget, ada polisi yang datang, ramai sekali," kata Chan, salah seorang tetangga.

Menurut lelaki itu, polisi kemudian menelepon Afriska beberapa kali. Namun tidak pernah diangkat. "Akhirnya, polisi meminta pemilik kontrakan menelepon, baru diangkat," kata Chan. Pemilik kontrakan kemudian meminta Afriska datang. Masyarakat sekitar yang penasaran pun langsung berbondong-bondong ke kontrakan Afriska, sehingga menyebabkan kepadatan di Jalan Sengon.

Sekitar pukul 18.30 WIB, Afriska pulang dengan menggunakan sepeda motor. Polisi yang sudah menunggu di sekitar kontrakan langsung menghampirinya dan berbicara di dalam kontrakan. Tidak kurang dari 15 menit, Afriska keluar dengan menenteng barangnya. "Dia tidak diborgol," katanya. Saat keluar, muka wanita itu juga datar-datar saja. Dia tidak terlihat sedih dan menangis. Masyarakat sekitar hanya terdiam ketika Afriska masuk ke dalam mobil polisi yang membawanya ke Polda Metro Jaya. Itu adalah kali terakhir mereka melihat Afriska.

Afriska, Syahrial, Zaenal, Agun Iskandar, dan Virziawan Amin sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan seksual di TK JIS. Seorang tersangka, Azwar, bunuh diri setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Kelima tersangka kini menjadi tahanan Subdit Remaja Anak dan Wanita Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Mereka dikenai Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

TEMPO

SENGKARUTNYA PILEG 2014

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Dua anggota DPR RI sekaligus calon legislatif mengadu ke wartawan terkait pelaksanaan pemilihan legislatif 9 April 2014 lalu yang sengkarut sehingga memunculkan maraknya kecurangan. Mereka yakni Achsanul Qosasi, dan Nurul Arifin.

Achsanul Qosasi yang merupakan caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur XI (Pulau Madura) mengatakan, kecurangan yang terjadi di dapilnya berupa transaksi jual beli suara pasca 9 April 2014.

Jual beli suara ini dilakukan penyelenggara pemilu dari tingkat Tempat Pemilihan Suara (TPS), Panitia Pemilihan Suara (PPS) di tingkat kelurahan/desa, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), hingga Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

"Saya meminta penyelenggara pemilu dan Bawaslu agar melakukan pencoblosan ulang. Kalau memang tidak bisa pemilu ulang, harus dilakukan penghitungan ulang. Kalau tidak bisa, suara di Sampang tidak sah sama sekali," kata Achsanul di ruang wartawan, Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/4).

Dengan kecurangan itu, politisi Partai Demokrat ini merasa dirugikan baik secara partai maupun secara pribadi. Dikatakan, Formulir DB-1 atau surat suara untuk DPR RI, dan DPRD Provinsi tidak dibagikan kepada pemilih oleh penyelenggara pemilu atau panitia di TPS se-kabupaten Sampang.

"Yang ada penzoliman suara rakyat di mana terjadi kecurangan secara masif terhadap suara parpol dan suara caleg. Ini membuktikan bahwa pemilu tidak berlangsung sebagaimana mestinya," kata anggota Komisi XI DPR ini.

Achsanul menyebutkan, ada sejumlah partai yang perolehan suaranya di luar kewajaran, termasuk caleg yang disinyalir melakukan transaksi suara pasca 9 April. Salah satu contoh terjadinya transaksi jual beli suara pasca tanggal 9 April 2014 adalah dilakukan oleh caleg partai Nasdem berdasarkan laporan masyarakat.

"Berikut Form model DB-1 baik DPR RI dan DPRD Provinsi suara caleg fantastis dengan mengalahkan suara partai. Jika di daerah lain yang mencoblos gambar partai selalu tertinggi angkanya, sementara di Sampang justru suara tertinggi coblos caleg. Hal ini harus dimaklumi sebab tidak ada yang pesan suara untuk partai, semua pesanan jual beli suara untuk caleg. Misalnya suara partai Nasdem DPR RI, hanya dapat 1.029 suara. Sementara caleg Nasdem bernama H Slamet Junaidi mendapat 155.652 suara. Ini fantastis," ujarnya.

Setali tiga uang, Nurul Arifin mengalami kondisi sama di dapilnya, Jawa Barat VII (Karawang, Purwakarta, dan Bekasi). Politisi Partai Golkar ini mengibaratkan Pileg 2014 sebagai perang saudara seperti yang tengah terjadi di Suriah. Dalam perang tersebut, sesama warga Suriah saling bantai, saling tembak dan saling bunuh.

"Lawan saya bukan caleg dari partai lain, tapi dari internal sendiri. Seharusnya, sesama caleg satu partai lawannya adalah caleg dari partai lain. Tapi saya menerima kekalahan ini secara legowo dan saya akan komit dengan partai saya," ujar Nurul.

Nurul menyatakan, dengan sistem suara terbanyak, semakin sulit bagi perempuan untuk bisa terpilih, mengalahkah caleg laki-laki. "Ke depan perlu diubah sistem tersebut dan tidak bisa lagi diterapkan sistem suara terbanyak," kata anggota Komisi II DPR ini.

Caleg perempuan Partai Golkar dari Dapil Jawa Timur VII Bini Buchori menyatakan awalnya ia berharap, sistem pemilu dengan suara terbanyak melahirkan anggota DPR RI yang berkualitas dan mampu mewakili aspirasi rakyat. Tapi yang terjadi, dan tumbuh subur adalah mafia-mafia suara dan broker-broker suara.

Selain banyaknya mafia dan broker suara, Pemilu 2014 juga sangat kacau karena fungsi pengawasan oleh penyelenggara pemilu, baik KPU maupuan Badan Pengawas Pemilu, tidak bekerja sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang Undang.

"Masih tidak rapinya pemilu, terutama pengawasan, seperti hilangnya formulir surat suara atau formulir C1, hilangnya suara di PPS, PPK, serta rekapitulasi suara yang dimainkan oleh mafia dan broker tadi," kata Bini.

SIARNUSA