SERANGAN KEPIK HITAM MAKIN MELUAS

Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...Jangan lupa Share dan Komen ya :)

Serangga kepik hitam di Polewali Mandar makin meluas hingga ke pesisir pantai dan dataran tinggi. Bupati Polman Ali Baal Masdar, memerintahkan Dinas Pertanian dan Peternakan untuk melakukan penanganan dan antisipasi gangguan terhadap tanaman padi.

Di sekitar kawasan pertokoan Pasar Induk Wonomulyo, kepik hitam mulai menggelisahkan warga. Satpam Bank BNI Wonomulyo, Yulius mengatakan terpaksa hanya menyalakan lampu sekedarnya di depan kantor untuk menghindari kepik hitam.

Bahkan dari pantauan FAJAR, Senin 1 Oktober, di halaman kantor dan pertokoan, limbah serangga yang berjatuhan dan membentuk hamparan warna hitam menutupi permukaan halaman. "Kalau dikumpul, jumlahnya sampai berliter-liter," ujar Yulius.

Di Polewali, para pemilik toko dan warung memilih lebih awal menutup tempat usahanya, atau hanya membuka pintu sekedarnya untuk menghindari kepik hitam. Beberapa pengusaha, hanya menyalakan satu lampu yang ditutupi plastik berwarna.

Di Desa Tangnga-tangnga, Kecamatan Tinambung, serangga kepik hitam juga menyemut di lampu jalan. "Warga terpaksa bergelap-gelapan, daripada berurusan dengan serangga misterius ini," ungkap Darwis, warga Babarura. Serangga
kepik hitam juga menjamur di daerah Napo, Kecamatan Limboro yang berlokasi di dataran tinggi.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Polman, Basir, mengatakan telah mendapat perintah dari Bupati Polman, Ali Baal Masdar untuk melakukan langkah menyikapi serangga tersebut. "Salah satu cara untuk mengatasi, adalah dengan cahaya lampu agar serangga itu menjauh dari sawah," ujarnya.

FAJAR

Posting Komentar

0 Komentar