Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...
Sebuah pesawat komersial jatuh di pemukiman padat penduduk di Nigeria. Kecelakaan itu menewaskan 153 penumpang dan orang-orang di darat. Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan terparah dalam dua dekade di negara Afrika tersebut.
Penyebab kecelakaan pesawat milik maskapai penerbangan Dana Air itu belum diketahui. Namun pemadam kebakaran dan polisi berusaha menjinakkan api di reruntuhan pesawat Boeing MD83 itu.
Polisi juga kesulitan mencegah ribuan orang yang datang dan menonton lokasi kejadian. Beberapa orang bahkan berdiri di atas sayap pesawat yang patah serta roda pesawat yang masih berasap.
Harold Demuren, Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria mengatakan seluruh penumpang yang ada di atas pesawat tersebut dipastikan tewas. Pemerintah Kota Lagos menyebut kapal yang melakukan perjalanan dari Abuja menuju Lagos itu mengangkut 153 orang.
Pilot pesawat nahas tersebut disebut sempat menghubungi menara pengawas sebelum kecelakaan. Ia mengatakan pesawat mengalami gangguan mesin.
Tim penyelamat memperkirakan masih banyak lagi warga yang tewas atau terluka di darat akibat terkena reruntuhan pesawat tersebut. Namun, jumlah pasti mengenai korban di darat itu belum diketahui.
Presiden Nigeria Goodluck Jonathan kemudian mendeklarasikan tiga hari berkabung nasional di negara tersebut.
"Kami berdoa agar Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan keberanian dan ketabahan bagi keluarga korban atas kehilangan yang mereka alami ini," ujar Jonathan.
METROTV


0 Komentar