Langganan Gratis Berbagi Berita...
Istana Negara didemo karena kecewa setelah pemerintah SBY tak beri izin
Setelah menuai kontroversi dari berbagai kalangan, akhirnya konser Lady GaGa batal digagal digelar, Minggu (3/6). Kegagalan terebut disambut dengan suka cita ormas Front Pembela Islam (FPI). Mereka pun menggelar syukuran secara khusus atas pembatalan konser GaGa tersebut.
Syukuran yang dikemas dalam bentuk pengajian itu dilaksanakan di di markas besarnya, Petamburan, Jakarta Pusat. Menurut ketua umum FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab kegiatan ini memang merupakan aktivita rutin yang diadakan oleh FPI.
Meski begitu, kata dia, dalam pengajian tersebut ada juga kegiatan tasyakuran (syukuran) konser Lady GaGa yang batal diadakan. Menurut Habib Rizieq hal itu perlu dilakukan karena mereka telah berhasil melawan kemaksiatan.
"Tasyakuran atas batalnya konser Lady GaGa, kenapa kita tasyakuran, ya kalau maksiat gagal harus disyukuri, kita harus bersyukur kepada Allah, ini kemenangan umat Islam dan bukan hanya kemenangan FPI," ujarnya usai memberikan ceramah di markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (3/6).
FPI juga membantah jika mereka hanya mencegah kedatangan Lady GaGa, menurutnya FPI juga mencegah penyanyi lain yang berindikasi ke arah pornografi baik dalam maupun luar negeri.
"Tidak benar bahwa ada fitnah yang mengatakan FPI hanya mencegah Lady GaGa tapi penyanyi dalam negeri yang porno tidak dicegah. Siapa bilang kami tidak peduli. Dari dalam atau luar, selama ada kelakuan porno dan kita mendapatkan laporannya, kita akan berupaya menggagalkannya," dia menegaskan.
Sebelumnya dua hari lalu, FPI juga memberhentikan sebuah pertunjukkan dangdut yang dirasa meresahkan masyarakat. "Dua malam lalu ada pagelaran dangdut di wilayah Teluk Naga, Tangerang, FPI bekerjasama dengan masyarakat menghentikannya. Kita tidak peduli mau kelas internasional kelas RT, pornografi, selama kami mampu akan kami perangi," ujarnya.
Demo Istana
Sementara itu, pada siang hari kemarin fans Lady GaGa mendemo istana Negara. Mereka memprotes konser penyanyi controversial yang seharusnya digelar hari ini, 3 Juni 2012, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Namun, karena terganjal masalah perizinan dan protes sementara pihak, konser bertajuk 'The Born This Way Ball' itu batal dilaksanakan.
Saat demo, mereka menari dan menyanyikan lagu-lagu penyanyi kondang yang berjuluk 'Mother Monster' itu. "Kami di sini intinya mau menari dan nyanyi sama-sama. Ini hadiah buat SBY. Seharusnya polisi bisa merespons positif, tapi karena ketidaksiapan polisi, dia jadi batal. Kami sudah menunggu empat tahun, kenapa ini terjadi?" ujar koordinator Lady Gaga Indonesia, Anggiat Sihombing, Minggu 3 Juni 2012.
Mereka datang berkelompok, sekitar belasan orang, mengenakan pakaian serba hitam. Penggemar Lady Gaga ini mendendangkan beberapa lagu seperti 'Bad Romance', 'Born This Way', 'The Edge of Glory', dan 'Marry The Night'.
Sebelumnya, beberapa orang juga hadir di Stadion Gelora Bung Karno untuk meletakkan bunga duka cita. Menurut Anggiat, mereka nanti akan bergabung di depan istana.
"Ada juga di GBK sekitar 50-an orang, mereka akan ke sini. Di sana mereka menebarkan bunga," ujarnya.
Mereka melakukan aksi di depan istana meminta presiden SBY untuk menyediakan garansi penuh soal jaminan kebebasan berekspresi. Mereka juga mengungkapkan kekecewaan pada pihak kepolisian yang mereka nilai gagal mempersiapkan pengamanan kedatangan Lady Gaga.
Menurut mereka, Indonesia bukan negara yang berlandaskan agama, sehingga tidak ada alasan menolak kedatangan seseorang berdasarkan alasan agama atau keyakinan mereka. Fans Lady Gaga Indonesia menyatakan mereka mencintai Lady Gaga dan ingin tetap mengupayakan dia tetap datang ke Indonesia.
SURABAYAPOST


0 Komentar