Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...
Pengacara Johnson Panjaitan kaget luar biasa saat
mendapati mobilnya yang diparkir di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta,
Tangerang, Banten, dicoret-coret dengan tulisan 'Diam atau mati'.
Johnson melaporkan kejadian itu di Polres Bandara Soekarno-Hatta.
Kejadian
itu bermula saat Johnson yang baru tiba dari Bandara Soekarno-Hatta,
Tangerang, Banten, usai terbang ke Singapura, Kamis (23/2) kemarin,
mendapati mobilnya Toyota Rush warna hitam bernopol B 2664 MI
dicoret-coret tulisan dengan pilox. Tulisan 'Diam atau Mati!' itu tepat
berada di bagian kanan mobil dari sopir sampai ke bodi belakang dengan
warna pilox oranye.
"Saya kembali hari ini pukul 06.45 dari
Singapura ke Indonesia dan tiba-tiba ada tulisan diam atau mati. Terus
terang saya kaget," ujar Johnson kepada detikcom, Jumat (24/2/2012).
Johnson
mengatakan, berdasarkan informasi yang dikumpulkannya dari para saksi,
ancaman berupa tulisan itu dilakukan orang tidak bertanggung jawab pada
Kamis (23/2) siang. Pelaku melakukan aksinya sangat cepat.
Johnson
memperkirakan, pelaku mengikutinya saat pergi ke Bandara
Soekarno-Hatta. "Bisa saja (mengikuti). Kalau mereka bisa tahu dan
membuat tulisan seperti ini," kata dia.
Johnson tidak mengetahui
apakah ancaman ini berkaitan dengan beberapa kasus yang sedang
ditanganinya. Apalagi saat ini sedang menangani kasus-kasus besar.
"Banyak
kasus seperti Papua, pembunuhan di Kalimantan Selatan, Petral (anak
perusahaan Pertamina) di Singapura. Saya tidak tahu ada hubungan dengan
kasus yang mana," terangnya.
DETIK
0 Komentar