Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua, berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyelesaikan perkara suap wisma atlet SEA Games. Proses hukum ini akan menjadi penentu nasib Anas Urbaningrum sebagai Ketum PD.
"Siapapun boleh mengusulkan Anas nonaktif atau Anas tetap bertahan, tetapi proses hukum yang menentukan. Kita ingin cepat selesai proses hukum supaya semua selesai terkait Partai Demokrat," kata Max Sopacua saat dihubungi wartawan, Kamis (2/2/2012).
Menurut dia, partainya tetap menunggu proses hukum untuk menentukan langkah selanjutnya. Usulan penonaktifan Anas yang mulai mencuat, hanya menjadi masukan sebagai bahan pertimbangan.
"Demokrat menyerahkan ini pada masalah hukum, kondisi sekarang paling tidak tunggu keputusan hukum untuk jadi acuan," lanjutnya.
Anggota Komisi I DPR ini menilai usulan terhadap posisi Anas merupakan bentuk kebebasan mengemukakan pendapat. "Kalau nonaktif itu tergantung pada yang bersangkutan, tergantung Anas sendiri bagaimana dia bersikap, apa dia tetap menunggu proses hukum? Tidak ada orang yang bisa memaksakan Anas nonaktif atau Anas bertahan," jelas dia.
Dia juga menampik anggapan pengurus DPP yang menyebut Dewan Pembinan sengaja ingin menjatuhkan Anas dengan melempar isu empat nama calon pengganti Anas.
"Wanbin arif dan bijaksana, dia melihat yang mana yang visible. Wanbin tidak ujug-ujug mengambil keputusan dengan mendengar masukan dari pengurus dan masyarakat," tambahnya.
OKEZONE



0 Komentar