Ayo Langganan Gratis Berbagi Berita...
Komisi Pemberantasan Korupsi diimbau tidak terpengaruh dengan ingar-bingar kasus Nazaruddin. Sebaliknya, KPK harus bekerja keras untuk membongkar aliran dana Nazaruddin dan kasus lain yang sempat disampaikan Nazaruddin yang melibatkan petinggi partai Demokrat dalam merampok APBN.
"Penelusuran aliran dana itu penting," kata Wakil Koordinator ICW, Danang Widoyoko, di sela pertemuan dengan pimpinan KPK di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/8).
Untuk membongkar aliran dana tersebut, KPK harus kerja keras, termasuk melakukan kerjasama dengan PPATK dan BPK.
"Yang datanya terbuka kan baru Wisma Atlet, sementara untuk proyek di kementerian lain belum. Dan ini yang harus dibuka," jelasnya lagi.
Bukankah jika Nazaruddin tidak buka mulut, kasus yang sempat disampaikan Nazaruddin tidak akan terungkap?
"KPK harus melangkah lebih jauh, jangan hanya menunggu pengakuan Nazaruddin," jelasnya lagi.
RMOL


0 Komentar