Halaman

Selasa, 04 Mei 2010

SUHU BENDA ANGKASA YANG JATUH DI BIMA SANGAT PANAS



Please comment & share this article, thanks!

Benda angkasa yang jatuh di Pegunungan Wawo, Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (3/5) malam lalu sangat panas. Suhunya mencapai ratusan derajat.
“Kalau benda itu meteorit, efeknya luar biasa,” kata peneliti senior astronomi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin kepada Tempo, Selasa (4/5).

Dari tayangan televisi, batuan di sekitar lokasi jatuhnya benda angkasa itu terlihat meleleh. Panas itu dimungkinkan berasal dari hasil pembakaran benda tersebut saat menembus atmosfer di ketinggian 100-120 kilometer dari bumi. “Panas ditransfer ke tanah atau batuan sekitarnya yang tampak meleleh (jadi) seperti lapisan plastik yang mengilat,” ujar dia.

Thomas memperkirakan benda angkasa itu jatuh dengan kecepatan 100 ribu kilometer per jam. Jika terlihat, benda itu meluncur ke bumi dengan warna merah membara. Ukuran bendanya diduga sebesar kelapa, sama seperti yang jatuh di Duren Sawit, Jakarta, beberapa hari lalu. Bedanya, jelas dia, panas meteor Duren Sawit pindah ke bangunan rumah yang dihantamnya hingga menimbulkan suara ledakan.

Lapan belum bisa memastikan benda angkasa yang jatuh di Bima, NTB, itu sebagai meteor atau obyek lain. “Perlu lihat ke lapangan, tapi jaraknya jauh dan dananya terbatas,” kata Djamaluddin. 

TEMPO